Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 14:32 WIB

Maskapai dengan Keterlambatan Teratas di Seluruh Dunia pada 2025

Author

Maskapai dengan Keterlambatan Teratas di Seluruh Dunia pada 2025

Sebuah aplikasi perjalanan bernama Flighty mengungkapkan daftar maskapai dengan tingkat keterlambatan tertinggi di seluruh dunia untuk tahun 2025.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Ryanair, maskapai berbiaya rendah asal Irlandia, menduduki posisi puncak sebagai maskapai dengan keterlambatan paling sering terjadi.

Tahun Penuh Keterlambatan

Laporan tahunan berjudul Flighty Global Passport Report 2025 ini disusun setelah menganalisis data dari sekitar 22 juta penerbangan yang dilaporkan oleh pengguna Flighty selama setahun.

Hasil dari laporan ini menunjukkan bahwa total waktu tambahan yang dihabiskan oleh penumpang akibat keterlambatan mencapai hingga 1,4 juta jam, dengan rata-rata sekitar 14 menit per penerbangan.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Daftar Maskapai dengan Keterlambatan Tertinggi

Selain Ryanair, beberapa maskapai besar Eropa lainnya juga masuk dalam daftar teratas, termasuk Air France dan easyJet.

Dari sisi Amerika Serikat, Frontier Airlines tercatat sebagai maskapai dengan tingkat keterlambatan tertinggi, diikuti oleh JetBlue Airways dan Southwest Airlines.

Perbedaan Data Keterlambatan

Walaupun Ryanair mendominasi daftar tersebut, performa Qantas, yang merupakan maskapai nasional Australia, juga menarik perhatian; berada di peringkat keenam dengan sekitar 26 persen penerbangannya mengalami keterlambatan.

Namun, perbedaan mencolok dapat ditemukan di data yang dikeluarkan oleh lembaga lain seperti Official Aviation Guide (OAG), yang menempatkan Qantas di peringkat ke-20 dunia dalam hal ketepatan waktu, dengan tingkat keterlambatan kurang dari 75 persen.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU