Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 17:14 WIB

Banjir Bandang Hancurkan Desa, Muncul Aliran Sungai Baru di Aceh Utara

Author

Banjir Bandang Hancurkan Desa, Muncul Aliran Sungai Baru di Aceh Utara

Desa Lhok Gunci di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, hilang akibat banjir bandang yang terjadi pada dini hari. Saat ini, lokasi tersebut telah bertransformasi menjadi alur sungai baru.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Sebanyak 85 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke Desa Paya Rubek demi keselamatan mereka. Banjir ini telah mengakibatkan banyak kerugian, termasuk hilangnya pemukiman dan pusara keluarga.

Dampak Banjir Bandang

Banjir bandang yang melanda Desa Lhok Gunci pada pukul 04.00 WIB telah menyebabkan kerusakan parah. Menurut Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, pemukiman warga kini tidak lagi ada dan lokasi tersebut menjadi alur sungai baru.

Warga yang sebelumnya tinggal di tepi sungai harus mengungsi ke Meunasah di Desa Paya Rubek. Perubahan ini bukan hanya menghilangkan rumah tetapi juga menghancurkan pusara sanak saudara yang terpaksa direlokasi.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia

Upaya Penanganan dan Bantuan

Di posko pengungsian, Marlina Muzakir memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, termasuk lansia dan anak-anak. Ia menekankan pentingnya ketersediaan obat-obatan dan mendorong warga untuk melapor jika persediaan menipis.

Bantuan logistik mulai disalurkan kepada pengungsi, yang rumah mereka telah hilang. Pada Senin malam, bantuan tiba di Desa Paya Rubek untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari para pengungsi.

Pengalaman Warga Selama Banjir

Banyak pengungsi berbagi pengalaman menegangkan selama banjir. Salah satunya, Yusri (39), menceritakan bagaimana ia terpisah dari anaknya yang masih bayi akibat arus deras.

"Air datang sangat cepat dan deras. Alhamdulillah, keluarga saya selamat. Setelah itu, saya menyisir lokasi dan membantu evakuasi warga lain. Total 26 orang berhasil kami selamatkan," ujarnya, menggambarkan momen-momen menegangkan saat bencana terjadi.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU