Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam menangani korban banjir dan longsor di Sumatera Utara. Dalam kunjungan kerjanya, ia memastikan proses pemulihan dan rehabilitasi akan dilakukan secara maksimal.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dalam pernyataannya, Gibran juga meminta maaf kepada para korban atas kekurangan yang terjadi dalam penanganan pascabencana. Ia menyampaikan pentingnya fokus pada keselamatan dan kenyamanan warga yang terdampak.
Pernyataan Gibran dalam Kunjungan Kerja
Dalam kunjungannya ke Tapanuli Utara pada 22 Desember 2025, Gibran menekankan bahwa pemerintah berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar para korban bencana. Ia menegaskan, 'Saya pastikan, pemerintah akan terus memberikan upaya maksimalnya dalam mempercepat dan menyempurnakan penanganan di lapangan.'
Gibran menyoroti pentingnya keselamatan warga terdampak dan menyatakan langkah-langkah yang diambil akan berfokus pada kenyamanan mereka. Pemulihan infrastruktur yang rusak juga menjadi prioritas dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Permohonan Maaf kepada Korban
Di sisi lain, Gibran menyampaikan permohonan maafnya atas segala kekurangan yang terjadi dalam penanganan pascabencana. Ia berkata, 'Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan seluruh warga terdampak, serta memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam proses penanganan pascabencana masih terdapat kekurangan.'
Pernyataan maaf ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menangani bencana. Momen ini juga menunjukkan empati pemerintah atas kondisi yang dihadapi masyarakat.
Kunjungan ke Tapanuli Utara
Gibran mendarat di Bandara Raja Sisingamangaraja XII, mendapatkan sambutan dari pejabat daerah setempat. Kunjungan ini juga melibatkan pertemuan dengan Bupati Tapanuli Utara, Bupati Toba, dan Bupati Samosir, serta Dandim 0201/Medan dan Kapolres Tapanuli Utara.
Kehadiran Gibran di Tapanuli Utara mencerminkan perhatian pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana. Dengan kunjungan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin kuat.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: