Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 19:22 WIB

Brigjen Sulastiana Resmi Menjadi Wakapolda Papua Barat, Polwan Pertama di Posisi Tersebut

Author

Brigjen Sulastiana Resmi Menjadi Wakapolda Papua Barat, Polwan Pertama di Posisi Tersebut

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo baru saja resmi menunjuk Brigadir Jenderal Polisi Sulastiana sebagai Wakapolda Papua Barat. Penunjukan ini menandai langkah sejarah bagi Polri dengan hadirnya polwan pertama di posisi strategis tersebut.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Melalui telegram resmi, Kapolri menegaskan pentingnya penunjukan ini sebagai simbol komitmen Polri terhadap kesetaraan gender dalam kepolisian. Brigjen Sulastiana sebelumnya menjabat sebagai Auditor Utama Itwasum Mabes Polri, menggantikan Brigjen Yosi Muhamartha.

Sejarah Baru di Kepolisian

Penunjukan Brigjen Sulastiana sebagai Wakapolda Papua Barat tercatat dalam Telegram Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 yang diterbitkan tanggal 15 Desember 2025. Ini adalah momen bersejarah bagi institusi kepolisian Indonesia.

Sebelumnya, Brigjen Sulastiana menjabat sebagai Auditor Utama Itwasum Mabes Polri. Dia menggantikan Brigjen Yosi Muhamartha yang kini bertugas di Kalimantan Tengah.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Komitmen Kesetaraan di Polri

Kombes Ignatius Benny Prabowo, Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, menekankan bahwa penunjukan ini mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan kesempatan setara bagi polwan. Ini merupakan langkah signifikan dalam mempercepat kesetaraan gender di lingkungan kepolisian.

"Hal ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan kesempatan yang setara serta kepercayaan kepada polwan untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan kepolisian," ujar Kombes Ignatius. Perubahan ini menunjukkan adanya transformasi positif dalam struktur organisasi kepolisian.

Mutasi Jabatan sebagai Proses Organisasi

Kombes Ignatius juga menjelaskan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam dinamika organisasi dan sebagai bagian dari pembinaan karier para perwira. Pernyataan ini menguatkan bahwa mutasi jabatan adalah bentuk kepercayaan pimpinan Polri.

"Mutasi ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan Polri kepada para perwira tinggi yang dinilai mampu mengemban amanah dan tanggung jawab di jabatan barunya," tambahnya. Polda Papua Barat berharap bahwa dengan langkah ini, kualitas pelayanan kepolisian di wilayah dapat meningkat.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU