Hipertensi adalah kondisi yang sering kali tidak menunjukkan gejala namun dapat berakibat fatal bagi kesehatan. Bagi mereka yang mengidap hipertensi, perhatian khusus pada pola makan, terutama di waktu sarapan, sangat penting.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Ada sejumlah jenis makanan yang sebaiknya dihindari karena dapat memicu peningkatan tekanan darah. Mengonsumsi makanan yang rendah sodium dan kaya akan buah serta sayuran menjadi kunci utama untuk memelihara kesehatan jantung.
Makanan Asin dan Dampaknya pada Tekanan Darah
Makanan yang mengandung banyak sodium sering kali tidak disadari oleh banyak konsumen, tetapi memiliki dampak yang besar bagi mereka yang mengalami hipertensi. Sebuah laporan dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa mengurangi asupan natrium dapat menurunkan risiko hipertensi serta kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Ahli gizi Amy Goodson memperingatkan bahwa banyak sosis dan sandwich beku yang biasa dijadikan pilihan sarapan mengandung sodium tinggi. 'Jika Anda memilih salah satu makanan ini, penting untuk memadukannya dengan sesuatu yang rendah sodium, seperti buah atau biji-bijian utuh seperti oat,' jelasnya.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Pentingnya Konsumsi Buah dan Sayuran
Bagi pengidap hipertensi, kurangnya konsumsi buah dan sayuran merupakan kebiasaan buruk yang perlu diperbaiki. Menurut Cleveland Clinic, orang dewasa dianjurkan untuk mengonsumsi 5-9 porsi buah dan sayur setiap hari.
'Buah dan sayuran secara alami bebas natrium dan banyak di antaranya mengandung kalium, yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada beberapa orang,' ungkap Goodson. Oleh karena itu, kehadiran buah dan sayuran sangat penting untuk mencapai target asupan nutrisi harian.
Risiko Mengonsumsi Gula Berlebih
Terlalu banyak mengonsumsi gula tambahan dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan yang serius, khususnya bagi pengidap hipertensi. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan gula dapat berkontribusi pada kenaikan tekanan darah sistolik dan diastolik.
'Gula dan makanan olahan sangat memicu peradangan dan meningkatkan kadar gula darah serta respons insulin yang juga dapat berdampak pada tekanan darah,' kata ahli diet Dana Ellis Hunnes. Oleh karena itu, peradangan dalam tubuh dapat memperburuk kondisi hipertensi jika tidak ditangani dengan baik.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: