Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 14:38 WIB

Danantara Siapkan Investasi Rp13 Triliun untuk Proyek Besar di Makkah

Author

Danantara Siapkan Investasi Rp13 Triliun untuk Proyek Besar di Makkah

Danantara Indonesia baru saja mengumumkan kesiapan untuk menggelontorkan investasi sebesar US$800 juta atau setara dengan Rp13,34 triliun. Investasi ini akan digunakan untuk membangun 13 tower hotel dan sebuah mal di Kampung Haji Makkah, Arab Saudi.

Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa pihaknya telah mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City beserta lahan seluas 5 hektare sebagai bagian dari proyek ambisius ini.

Investasi dan Pembangunan di Makkah

Investasi ini merupakan langkah strategi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji Indonesia yang terus meningkat. Novotel Makkah Thakher City, yang sudah dimiliki, berkapasitas 1.461 kamar, mampu menampung hingga 4.383 jemaah.

Penambahan 13 tower akan meningkatkan total kapasitas akomodasi menjadi 6.025 kamar, memfasilitasi hingga 23 ribu jemaah haji. Langkah ini diharapkan dapat mengatasi lonjakan permintaan akomodasi saat musim haji yang signifikan.

Rosan juga menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari rencana besar untuk mengembangkan Kampung Haji, yang diinisiasi atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Pembangunan direncanakan akan dimulai pada kuartal IV tahun 2026.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat

Kemudahan Akses untuk Jemaah Haji

Pemerintah Arab Saudi juga sedang membangun Jembatan Al-Hujun, yang akan mempercepat akses jemaah haji Indonesia menuju Masjidil Haram. Jembatan ini direncanakan rampung pada tahun 2026.

Rosan menjelaskan bahwa terowongan yang sedang dibangun dapat dilalui oleh buggy manual maupun pejalan kaki, semakin meningkatkan aksesibilitas bagi ribuan jemaah setiap tahun.

Dengan implementasi jembatan ini, diharapkan jemaah haji dapat menikmati kenyamanan dan kemudahan selama beribadah, sehingga pengalaman spiritual mereka semakin bermakna.

Kerja Sama Strategis dengan Badan Penyelenggara Haji

Dalam pengembangan ini, Danantara akan menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Haji dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen dan layanan bagi jemaah haji.

Pemerintah Arab Saudi juga mengubah regulasi yang memungkinkan kepemilikan lahan oleh institusi asing, yang akan berlaku mulai Januari 2026. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi investasi asing dalam infrastruktur haji.

Dukungan regulasi yang ada diharapkan dapat memperlancar pembangunan Kampung Haji setiap tahunnya.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU