Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 16:50 WIB

Tragedi Kesehatan: Wanita Muda Hampir Kehilangan Nyawa Karena Stres Kerja

Author

Tragedi Kesehatan: Wanita Muda Hampir Kehilangan Nyawa Karena Stres Kerja

Seorang wanita berusia 22 tahun di Derbyshire, Inggris, mengalami kejadian mengerikan akibat serangan jantung yang dipicu oleh stres kerja. Insiden ini menyoroti urgensi kesadaran akan kesehatan mental dan fisik, terutama di kalangan anak muda.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Courtney Stocks sempat dinyatakan meninggal selama tujuh menit sebelum ayahnya melakukan CPR dan menyelamatkannya. Peristiwa ini menunjukkan konsekuensi serius dari tekanan pekerjaan yang tidak dikelola dengan baik.

Kronologi Kejadian

Pada 16 November 2025, Courtney pingsan di halaman belakang rumahnya. Kehadiran orang tuanya menjadi sangat krusial, terutama ayahnya, Chris Watchorn, yang cepat tanggap dalam melakukan pertolongan pertama.

Chris menyatakan, "Saya melihat kondisi darurat dan segera melakukan CPR hingga bantuan medis tiba." Tindakan yang cepat dan tepat ini membantu menyelamatkan nyawa putrinya yang pingsan.

Insiden ini menjadi sebuah pelajaran penting tentang pentingnya penanganan kondisi darurat dan dukungan dari keluarga.

Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan

Gejala dan Penyebab

Sebelum kejadian, Courtney mengalami beberapa gejala seperti jantung berdebar, pusing, dan mual. Ia menganggap semua gejala tersebut sebagai dampak dari stres kerja, bukan sebagai tanda adanya masalah jantung.

"Saya orang yang mudah stres. Situasi kerja seringkali membuat saya kewalahan," ungkapnya, menunjukkan bagaimana stres dapat berdampak serius pada kesehatan fisik.

Setelah dirawat di rumah sakit, dokter mendiagnosisnya dengan mitral annular disjunction (MAD), sebuah kelainan bawaan yang dapat menyebabkan henti jantung mendadak.

Pencegahan dan Kesadaran Kesehatan

Sebagai langkah preventif, dokter telah memasang alat defibrilator implan pada Courtney. Ia berkata, "Karena saya terlahir dengan kondisi ini, walaupun terdapat tanda-tanda, stres memang mempercepat terjadinya serangan jantung."

Courtney sekarang menyadari bahwa gejala yang dialaminya adalah sinyal dari masalah jantung yang lebih serius. Ia berkomitmen untuk lebih menjaga kesehatan mental dan fisiknya.

"Saya sering merasa pusing dan mual, terutama saat mandi. Namun, saya tidak merasa hal tersebut perlu diwaspadai," tutupnya, menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan agar kejadian serupa tidak terjadi pada orang lain.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU