Atalia Praratya, anggota DPR RI, bersiap menghadapi sidang perdana gugatan cerainya terhadap Ridwan Kamil, eks Gubernur Jawa Barat, pada Rabu, 17 Desember mendatang di Pengadilan Agama Kota Bandung.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Kehadiran Atalia masih tergantung pada jadwal kedinasan yang bersangkutan, hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Kuasa Hukum, Debi Agusfriansa.
Detail Sidang Perceraian
Atalia Praratya, anggota DPR dari Fraksi Golkar, mengajukan gugatan cerai terhadap Ridwan Kamil secara resmi pekan lalu.
Sidang perdana ini menjadi langkah awal dalam proses hukum yang tidak hanya melibatkan mereka berdua tetapi juga menarik perhatian publik.
Debi Agusfriansa menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi final mengenai kehadiran Atalia di sidang tersebut, yang menunjukkan ketidakpastian karena komitmen kerja yang ada.
Sebelum sidang digelar, Panitera Pengadilan Agama, Dede Supriadi, telah memastikan bahwa perkara gugatan cerai Atalia telah terdaftar.
Latar Belakang Kasus
Atalia dan Ridwan Kamil telah menikah sejak 7 Desember 1996 dan dikaruniai dua anak, termasuk satu anak yang diadopsi.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Sidang perceraian ini muncul di tengah kabar yang kurang baik mengenai hubungan pribadi Ridwan Kamil dan selebgram Lisa Mariana, yang telah menjadi sorotan media.
Klarifikasi terkait hubungan ini semakin santer setelah laporan ke pihak kepolisian memicu dilakukan tes DNA untuk membuktikan klaim yang beredar di publik.
Hasil tes menunjukkan bahwa DNA anak yang diklaim tidak identik dengan Ridwan Kamil, sehingga menambah kompleksitas situasi yang ada.
Proses Hukum dan Harapan
Proses hukum perceraian ini bukan hanya sebuah urusan pribadi, tapi juga melibatkan perhatian publik mengingat status mereka sebagai tokoh politik.
Atalia Praratya menekankan bahwa dia menghormati proses hukum dan akan menjalani semua tahapan dengan serius.
Debi Agusfriansa menegaskan bahwa Atalia telah memberikan kepercayaan penuh kepada tim kuasa hukum untuk mewakilinya selama sidang berlangsung.
Banyak yang berharap proses ini berjalan transparan dan adil, sesuai dengan hukum yang berlaku, serta perkembangan lebih lanjut mengenai sidang dan keputusan hakim yang dinanti-nanti publik.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: