Dua pelaku penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, yang merenggut 15 nyawa, telah diidentifikasi sebagai ayah dan anak asal Pakistan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Insiden ini terjadi pada malam perayaan Hanukkah dan dianggap sebagai serangan teroris oleh pihak berwenang.
Kronologi Serangan di Pantai Bondi
Penembakan berlangsung pada Minggu malam, saat lebih dari 1.000 orang merayakan Hanukkah di Pantai Bondi. Saksi mata melaporkan bahwa serangan terjadi selama sekitar 10 menit, yang menyebabkan kepanikan di kawasan tersebut.
Polisi New South Wales mengkonfirmasi bahwa Sajid Akram ditembak mati selama upaya penangkapan. Sementara itu, Naveed Akram mengalami cedera berat dan saat ini mendapatkan perawatan medis.
Insiden ini tercatat sebagai salah satu penembakan paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade terakhir, meskipun negara ini dikenal dengan undang-undang pengendalian senjata yang ketat.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Identitas dan Latar Belakang Pelaku
Sajid dan Naveed Akram adalah warga negara Pakistan yang tinggal di Australia. Pejabat intelijen Amerika Serikat yang tidak disebutkan nama menyatakan bahwa keduanya memiliki tautan dengan jaringan teroris.
Foto lisensi mengemudi Sajid Akram belakangan ini beredar di media sosial, menarik perhatian publik terhadap tindakan kekerasan ini. Komisaris Polisi New South Wales, Mal Lanyon, menekankan perlunya penyelidikan lanjutan untuk mengungkap semua pihak yang terlibat.
Berdasarkan informasi yang ada, serangan ini tampaknya telah direncanakan dengan saksama, dengan target komunitas Yahudi yang merayakan Hanukkah di area taman dekat pantai.
Reaksi dan Tanggapan Pihak Berwenang
Pemerintah Australia dengan tegas mengecam serangan ini dan mengutuk segala bentuk kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Pernyataan resmi menyatakan, "Kami berdiri bersama komunitas Yahudi dan seluruh warga Australia dalam menghadapi tragedi ini."
Layanan keamanan Australia kini sedang meninjau protokol keamanan untuk acara publik, khususnya yang melibatkan komunitas yang berisiko tinggi. Para pejabat juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan hal-hal mencurigakan.
Di tingkat internasional, berbagai negara telah menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga mereka, menunjukkan kepedulian dunia terhadap tragedi ini.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: