Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, merasa terkejut dengan keputusan wasit yang tidak memberikan penalti saat timnya bertanding melawan Deportivo Alavés di La Liga pada Senin (15/12). Insiden ini terjadi menjelang akhir pertandingan dan mengundang reaksi keras dari seluruh pihak.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Pada menit ke-88, Vinicius Júnior dilanggar di dalam kotak penalti, namun wasit memilih untuk tidak meninjau ulang keputusan tersebut menggunakan VAR. Ketidakpuasan ini menjadi sorotan utama setelah pertandingan berakhir.
Insiden Kontroversial di Menit Kritis
Di menit ke-88, Vinicius Júnior mengalami pelanggaran yang jelas di dalam kotak penalti. Bek Alavés, Nahuel Tenaglia, terlihat melakukan kontak yang cukup signifikan, namun keputusan wasit untuk tidak memberikan penalti menghasilkan reaksi dari pemain dan pelatih Real Madrid.
Xabi Alonso menegaskan bahwa pelanggaran tersebut seharusnya berbuah penalti. Dalam pernyataannya setelah pertandingan, ia menyatakan, "Saya pikir itu penalti yang jelas. Vini bergerak sangat cepat, ada kontak dan saya sangat terkejut bahwa itu bahkan tidak sampai ke VAR."
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Penilaian Wasit dan Inkonsistensi VAR
Keputusan wasit tersebut menarik banyak perhatian, termasuk dari pengamat sepak bola yang menilai adanya inkonsistensi dalam penerapan VAR. Tayangan ulang pun memperlihatkan jelas bahwa terdapat kontak di dalam kotak penalti yang seharusnya dipertimbangkan lebih lanjut.
Sebagian kalangan mempertanyakan bagaimana situasi krusial ini tidak ditinjau oleh VAR, yang seharusnya membantu wasit dalam mengambil keputusan penting. Beberapa pakar sepak bola menegaskan bahwa evaluasi mengenai penggunaan VAR di La Liga perlu dilakukan untuk menghindari kesalahan serupa di masa depan.
Fokus pada Performa Tim
Meskipun keputusan wasit menjadi sorotan, Real Madrid tetap berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Alavés. Kemenangan ini sangat berharga bagi mereka dalam upaya mengejar rival, Barcelona, dalam perburuan gelar.
Xabi Alonso berharap keputusan kontroversial tidak mempengaruhi motivasi tim. “Masih ada jalan panjang dan itu adalah momen penting, tetapi kita harus melanjutkan hal-hal baik yang kita lakukan hari ini,” tambahnya, menunjukkan komitmennya untuk tetap fokus pada performa tim.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: