Air kelapa muda sering kali dianggap sebagai minuman penyegar dengan segudang manfaat bagi ibu hamil, termasuk mitos bahwa bisa membuat bayi lebih cerah. Namun, apa sebenarnya yang tersimpan di balik anggapan ini?
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Pendapat para ahli menyebutkan bahwa hubungan antara konsumsi air kelapa muda dan warna kulit bayi tidaklah sekuat yang diyakini banyak orang. Mari kita bahas lebih dalam mengenai berbagai manfaat dan alternatif lainnya.
Mitos dan Kenyataan Air Kelapa bagi Ibu Hamil
Sangat umum mendengar mitos di kalangan ibu hamil bahwa mengonsumsi air kelapa muda rutin dapat menghasilkan bayi yang lebih 'putih'. Ungkapan ini semakin diperkuat oleh kisah-kisah seperti, 'Saya punya 2 saudara yang lagi hamil dulu rutin minum air kelapa muda, anaknya putih bersih padahal orang tuanya gak putih.'
Namun, anggapan ini disanggah oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Niken Pudji Pangastuti, SpOG, KFER, yang mengungkapkan, 'Itu sebenarnya mitos sih.' Dia menambahkan bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.
Meski demikian, dr Niken tidak melarang ibu hamil untuk menikmati air kelapa muda. Ia justru merekomendasikannya bagi ibu hamil yang merasakan mual hebat di awal kehamilan.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Manfaat Air Kelapa Muda untuk Ibu Hamil
Dr Niken menjelaskan bahwa air kelapa muda memiliki manfaat lain yang sangat berguna bagi ibu hamil. Saat mual dan muntah, ibu hamil biasanya kehilangan banyak elektrolit, dan air kelapa bisa menjadi sumber pengganti yang baik.
'Makanya kalau habis muntah, lemes ya, karena kaliumnya keluar,' kata dr Niken. Konsumsi air kelapa muda aman dilakukan setiap hari, asalkan ibu tidak mengalami efek samping yang merugikan.
Dengan rasanya yang menyegarkan, air kelapa muda dapat membantu mengatasi mual. Selain itu, dr Niken menyarankan agar ibu hamil menjaga pola makan yang baik dengan cara makan sedikit tetapi sering.
Alternatif untuk Mengatasi Mual dan Muntah
Ada beragam alternatif untuk meredakan mual selama kehamilan. Salah satu saran dari dr Niken adalah pola makan 'small frequent feeding' yang lebih nyaman bagi ibu hamil.
Berbagai minuman seperti ekstrak jahe juga dianjurkan, seperti wedang jahe, untuk memberikan manfaat tambahan dalam meredakan mual. Selain itu, konsumsi vitamin B kompleks dapat menjadi opsi yang baik untuk mengatasi gejala mual.
Langkah-langkah tersebut bisa menjadi alternatif efektif bagi ibu hamil yang mengalami mual, sehingga tidak seluruhnya bergantung pada air kelapa.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: