Seorang pengacara asal Banyumas, Aris Munadi, ditemukan tewas terkubur di hutan Cilacap, yang diduga merupakan kasus pembunuhan.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Polisi telah mengamankan empat orang untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tragis ini.
Penemuan Jenazah dan Penyidikan
Tim kepolisian menemukan jenazah Aris Munadi pada tanggal yang belum ditentukan. Penemuan ini terjadi setelah ratusan petugas melakukan pencarian intensif akibat laporan hilangnya Aris oleh keluarganya.
Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setyoko, menerangkan bahwa empat orang saksi yang diamankan memiliki keterkaitan dengan korban. Mereka yang merupakan warga dari Cilacap dan Banyumas, dipanggil untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Guntar menambahkan, "Kita sudah mengamankan empat orang saksi yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut." Meskipun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah saksi-saksi tersebut terlibat dalam peristiwa pembunuhan.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Kronologi Kasus Buntut Hilangnya Aris Munadi
Aris Munadi dikabarkan hilang kontak pada 22 November lalu, memicu kekhawatiran di kalangan keluarga dan rekan-rekannya. Pengurus DPC Peradi Purwokerto baru melaporkan hilangnya Aris ke pihak kepolisian dua hari setelahnya.
Guntur menjelaskan, pencarian Aris dilakukan setelah surat laporan diterima pada 24 November. Sejak saat itu, pihak kepolisian melakukan berbagai langkah penyelidikan untuk menemukan jejak keberadaan korban.
Lebih jauh, penemuan mobil milik korban di Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen menambah kompleksitas kasus ini. Penyelidikan masih dilakukan untuk menghubungkan informasi terkait lokasi tersebut dengan hilangnya Aris.
Upaya Pihak Kepolisian dalam Kasus Ini
Tepat setelah penemuan jenazah, tim penyidik bekerja untuk melakukan pendalaman lebih lanjut terhadap kasus ini. Penyelidikan dilakukan dengan pendekatan yang hati-hati agar tidak ada detail penting yang terlewat.
Kompol Guntar menyatakan, "Mereka ini saling mengenal dengan korban. Tapi belum bisa kita simpulkan apakah ada kaitannya dengan peristiwa ini atau tidak," menandakan bahwa penyidik perlu mengumpulkan lebih banyak bukti.
Kepolisian berkomitmen untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan menyampaikan perkembangan terkini kepada masyarakat, mengingat kasus ini cukup menghebohkan di kalangan publik.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: