Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan permohonan maafnya terkait pasokan listrik yang belum merata di Aceh Tamiang, khususnya di daerah yang terkena dampak bencana alam.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pernyataan itu diucapkan saat kunjungan ke lokasi pengungsian di Desa Sukajadi, Karang Baru, pada Jumat, 12 Desember 2024.
Kunjungan Presiden ke Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tamiang untuk meninjau langsung situasi para pengungsi akibat bencana alam. Ia menginteraksi langsung dengan mereka dan menegaskan komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Dalam momen tersebut, Prabowo bersama Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, membahas status kelistrikan yang sangat dibutuhkan. "Sudah mulai, Pak," jawab Armia ketika ditanya mengenai pasokan listrik di lokasi.
Prabowo mengonfirmasi bahwa pemerintah akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki ketersediaan listrik. "Ya kita berusaha, kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit jadi kita atasi bersama," ujarnya menanggapi situasi yang ada.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Komitmen Pemerintah untuk Masyarakat Korban Bencana
Pernyataan Prabowo menegaskan keseriusan pemerintah dalam membantu pemulihan bagi mereka yang terkena dampak bencana. "Pemerintah akan turun akan membantu semuanya, saya minta maaf kalau masih ada yang belum," ujarnya.
Dia juga menegaskan bahwa proses pemulihan memerlukan waktu dan upaya yang signifikan, khususnya dalam situasi yang menantang. "Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal," katanya memberikan semangat kepada para pengungsi.
Sebagai bagian dari dukungan, pemerintah juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan untuk membantu masyarakat menghadapi kesulitan pasca-bencana.
Dampak Bencana Alam di Aceh Tamiang
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh Tamiang berdampak besar, merusak infrastruktur dan membuat ribuan warga terpaksa mengungsi. Mereka kini menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Pemerintah daerah berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk mempercepat proses pemulihan. Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengatasi dampak bencana ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Beliau juga mewanti-wanti masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak, seperti penebangan pohon sembarangan yang dapat memperburuk kondisi.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: