Seorang staf HRD berinisial SA (20) berhasil selamat dari kebakaran hebat yang melanda gedung PT Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa, 9 Desember 2025.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Kejadian tragis ini menewaskan 22 orang, menjadikan pengalaman SA sebagai satu-satunya yang berhasil melarikan diri dari bencana tersebut.
Kronologi Kebakaran di Gedung Terra Drone
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat tiba-tiba mendengar ledakan di lantai bawah, diikuti oleh asap tebal.
Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta menerima laporan dan tiba di lokasi sekitar sepuluh menit setelah menerima informasi untuk melakukan penanganan.
Sayangnya, insiden tersebut mengakibatkan 22 orang dinyatakan meninggal, terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Cerita Haru SA Selamat dari Kebakaran
SA, yang terkejut mendengar ledakan, segera berinisiatif untuk turun ke bawah guna menyelamatkan diri.
Ia memberi tahu ibunya melalui telepon dengan pesan mengkhawatirkan, "Kantor aku meledak, bos aku mati," yang semakin membuat keluarganya panik.
Ketika akhirnya bertemu, SA meluapkan emosinya dengan berteriak, "aku selamat ibu, aku selamat," menciptakan momen haru di tengah tragedi.
Dampak Emosional dan Psikologis bagi Korban Selamat
Setelah kehilangan rekan-rekannya, SA merasa sangat tertekan, terutama mengenang momen bercanda yang mereka lakukan sebelum kejadian.
Ibunya, Dea Anjani, mengungkapkan bahwa putrinya mengalami syok mendalam saat menerima kabar bahwa teman-teman sepekerja terjebak di dalam gedung.
SA juga harus mencatat nama-nama rekannya yang hilang, yang menambah berat beban emosional yang ia tanggung akibat tragedi ini.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: