Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 10:28 WIB

Kondisi Kelistrikan Aceh Pasca Bencana: Upaya Pemulihan yang Masih Berlanjut

Author

Kondisi Kelistrikan Aceh Pasca Bencana: Upaya Pemulihan yang Masih Berlanjut

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta maaf kepada warga Aceh karena sistem kelistrikan di daerah tersebut belum sepenuhnya pulih.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Target pemulihan 93 persen listrik yang harus tercapai pada akhir pekan lalu gagal, disebabkan oleh tantangan pasca-bencana yang kompleks.

Kerusakan Akibat Longsor dan Banjir

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa kerusakan pada sistem kelistrikan Aceh sangat parah. Bencana alam yang terjadi akhir November membuat enam tower transmisi antara Bireun dan Arun roboh, mengakibatkan ketidakmampuan untuk menyalurkan listrik ke daerah lainnya.

Sebelumnya, kawasan Banda Aceh hanya menerima pasokan listrik dari pembangkit di Nagan Raya. Terbatasnya kapasitas tersebut telah memaksa warga Banda Aceh mengalami pemadaman bergilir yang berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari mereka.

Darmawan menambahkan bahwa kondisi ini menciptakan kekecewaan mendalam di masyarakat. 'Tidak ada alasan apapun yang bisa menghapus ketidaknyamanan ini,' ungkapnya dalam sebuah telekonferensi bersama Bahlil.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Tantangan dalam Pemulihan

Proses perbaikan sistem kelistrikan harus melewati berbagai kendala teknis, termasuk medan yang sulit untuk pengangkutan material. PLN berusaha secepat mungkin memperbaiki tower-tower transmisi dan jalur yang terputus.

'Ternyata dalam proses pengaliran listrik dari Arun ke Banda Aceh kami menghadapi tantangan hambatan teknis,' kata Darmawan. Ia menegaskan bahwa pemulihan jaringan listrik, terutama di daerah terisolasi, merupakan tugas yang sangat berat.

Beberapa kawasan seperti Aceh Tengah, Bener Meriah, hingga Gayo Lues menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan pasokan listrik. Proses penyambungan sistem dilakukan secara hati-hati untuk menghindari masalah lebih lanjut.

Harapan di Tengah Kesulitan

Saat Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil meninjau lokasi bencana, PLN menyatakan optimis dapat segera memulihkan pasokan listrik di Aceh. Perbaikan fisik sudah selesai dan yang tersisa adalah menyambung sistem secara keseluruhan.

Namun, harapan itu harus dihadapi dengan realitas tantangan yang lebih rumit dari yang dibayangkan. 'Kami mengakui kerusakan jaringan kami sangat parah,' jelas Darmawan, menekankan bahwa pemulihan memerlukan waktu lebih lama.

Meskipun terdapat optimisme, masyarakat masih merasakan dampak nyata dari pemadaman listrik berkepanjangan. PLN dan pemerintah terus berusaha untuk mengembalikan kondisi normal secepat mungkin.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU