Selasa, 09 DESEMBER 2025 • 11:07 WIB

Gempa Bumi Memicu Kepanikan di Utara Jepang

Author

Gempa Bumi Memicu Kepanikan di Utara Jepang

Gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang bagian utara Jepang pada Senin malam, mengakibatkan sejumlah korban dan kerusakan yang signifikan.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol

Sebanyak 30 orang dilaporkan terluka dan badan meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami yang memaksa ribuan penduduk untuk mengungsi.

Dampak Gempa dan Reaksi Penduduk

Gempa terjadi di pantai Pasifik Jepang, tepatnya di Misawa, yang memaksa warga untuk mengungsi dari rumah mereka.

Ribuan rumah mengalami pemadaman listrik, menambah kesulitan bagi penduduk yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan tsunami dengan prediksi gelombang setinggi tiga meter.

Meskipun gelombang rendah dengan tinggi 20 hingga 70 sentimeter menghantam pelabuhan Aomori, peringatan tsunami dicabut setelah beberapa jam, tetapi tingkat rendah masih berlaku untuk beberapa wilayah.

Korban dan Kerusakan yang Ditimbulkan

Sejumlah 30 orang dilaporkan menderita luka akibat gempa, dengan satu korban mengalami luka parah di Hokkaido.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran setempat memberikan pernyataan awal mengenai luka yang diderita oleh penduduk dan kerusakan infrastruktur.

Rekaman video menunjukkan kerusakan di jalan, termasuk retakan dan sebuah mobil yang terperosok ke dalam lubang.

Juru bicara pemerintah menyatakan bahwa hanya satu kebakaran yang terkonfirmasi dari kejadian tersebut.

Perkembangan Selanjutnya dan Peringatan Tambahan

Layanan kereta cepat Shinkansen terhenti di beberapa daerah sementara teknisi memeriksa potensi kerusakan.

Di sisi lain, pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah dekat Jepang tidak menunjukkan kelainan, menjadikan situasi lebih terkendali.

JMA telah memperingatkan kemungkinan gempa susulan dalam beberapa hari ke depan.

Perdana Menteri Sanae Takaeci meminta warganya untuk tetap waspada, mengingat Jepang terletak di jalur tektonik aktif yang sering mengalami gempa.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU