Demam seringkali datang tiba-tiba, menimbulkan rasa lemah dan ketidaknyamanan pada tubuh. Ini merupakan respons alamiah tubuh terhadap infeksi yang dapat dipicu oleh berbagai faktor.
Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian
Sistem imun bekerja keras saat demam, tetapi banyak orang masih bingung mengenai proses yang terjadi di dalam tubuh mereka di saat seperti itu.
Apa Itu Demam?
Demam adalah kondisi di mana suhu tubuh melebihi batas normal, biasanya di atas 37,5 derajat Celsius. Ini sering kali menjadi tanda bahwa tubuh sedang berjuang melawan infeksi.
Penyebab demam bervariasi, mulai dari infeksi virus dan bakteri hingga kondisi medis lainnya. Dalam banyak kasus, demam merupakan bagian dari respons biologi tubuh terhadap ancaman dari luar.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Bagaimana Sistem Kekebalan Merespons?
Ketika tubuh mendeteksi infeksi, sistem kekebalan mulai bekerja dengan mengeluarkan zat seperti sitokin. Zat ini bertujuan mendorong peningkatan suhu tubuh sebagai respons terhadap patogen.
Peningkatan suhu tersebut berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan patogen dan meningkatkan efisiensi sel-sel imun. Sel T dan sel B juga diaktifkan dalam proses ini untuk melawan infeksi.
Gejala dan Dampak Demam
Gejala demam tidak hanya ditandai dengan suhu tinggi tetapi juga sering disertai dengan rasa lelah, nyeri otot, menggigil, atau keringat berlebih. Semua ini adalah reaksi tubuh terhadap infeksi.
Dampak demam bisa bervariasi antar individu, tergantung pada seberapa serius infeksinya. Dalam beberapa kasus, demam bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius, sehingga penanganan yang tepat sangat penting.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: