Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 11:40 WIB

Ribuan Korban Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Author

Ribuan Korban Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memberikan update terbaru mengenai korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Hingga Kamis, 4 Desember 2025, total sebanyak 836 jiwa dinyatakan meninggal akibat bencana ini, dengan data yang diperbarui pada pukul 16.00 WIB.

Jumlah Korban Menurut Provinsi

Abdul Muhari menyatakan ada penambahan signifikan dalam jumlah korban meninggal, terutama di Provinsi Aceh, dengan 48 korban baru ditemukan hari ini.

Total kematian di Aceh kini mencapai 325 jiwa, menjadi provinsi dengan jumlah kematian tertinggi akibat bencana ini.

Di Sumatera Utara, 12 jenazah ditemukan di Adiankoting, menjadikan total kematian di provinsi ini menjadi 311 jiwa.

Sumatera Barat juga melaporkan tambahan enam korban, sehingga total meninggal dunia di provinsi tersebut adalah 200 jiwa.

Korban Hilang dan Luka-Luka

Abdul menambahkan bahwa jumlah orang yang masih hilang juga signifikan, mencapai total 518 jiwa di ketiga provinsi.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Rinciannya, di Aceh ada 170 jiwa yang masih dinyatakan hilang, di Sumatera Utara 127 jiwa, dan 221 jiwa di Sumatera Barat.

BNPB dan relawan setempat terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan untuk menemukan korban yang hilang.

Sejak bencana terjadi, jumlah korban luka-luka tercatat sekitar 2.600 jiwa.

Tanggapan Terhadap Bencana

Abdul Muhari menegaskan komitmen BNPB untuk terus melakukan pencarian terhadap korban hilang dengan waktu yang belum ditentukan.

Operasi pencarian yang meningkat di Aceh dan daerah terdampak lainnya menunjukkan upaya keras untuk memastikan semua korban dapat ditemukan.

Keluarga korban yang terpukul oleh bencana ini diharapkan mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah dan masyarakat.

Koordinasi yang baik antara BNPB, pemerintah daerah, dan semua pihak terkait sangat diperlukan untuk mempercepat penanganan bencana.

Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU