Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 15:21 WIB

Situasi Radiasi di Cikande: Pentingnya Penanganan Segera

Author

Situasi Radiasi di Cikande: Pentingnya Penanganan Segera

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkapkan bahwa radiasi di Cikande, Serang, Banten, masih dalam kategori darurat. Hal ini disebabkan adanya 1.136,6 ton material terkontaminasi yang tersimpan di interim storage milik PT PMT.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Dalam rapat bersama Komisi XII DPR, Hanif menekankan perlunya perencanaan yang mendetail untuk menangani material terkontaminasi tersebut, serta pentingnya kajian terkait bahan nuklir cesium di bawah pondasi bangunan.

Penanganan Material Terkontaminasi

Menteri Hanif menjelaskan bahwa langkah-langkah penanganan material terkontaminasi harus segera dilakukan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Ia menyatakan, 'Memang kondisinya sangat darurat sehingga ke depan diperlukan segera dilakukan perencanaan detail.'

Material yang terkontaminasi saat ini disimpan di interim storage milik PT PMT, yang merupakan hasil dari lokasi perusahaan tersebut. Konsentrasi bahan nuklir di area ini memerlukan perhatian khusus untuk mencegah risiko lebih lanjut terhadap masyarakat dan lingkungan.

Hanif juga menyebutkan bahwa dekontaminasi di 12 titik telah selesai, tetapi satu titik perlu pemeriksaan lebih lanjut. 'Kami masih memerlukan kajian lebih lanjut', ungkapnya, mengisyaratkan mungkin perlunya pengerobohan rumah jika cesium ditemukan di pondasi.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Deteksi Radionuklida di Kendaraan

Kementerian Lingkungan Hidup berupaya memonitor kendaraan yang keluar dari kawasan Cikande dengan menggunakan alat portable radiation monitoring (RPM). Dari 71.000 kendaraan yang terpantau, sebanyak 48 kendaraan terdeteksi mengandung radionuklida.

Setiap kendaraan yang terkontaminasi akan langsung dilakukan dekontaminasi. Hanif menambahkan, 'Ini terjadi pada awal-awal hari saat kejadian, kemudian tidak muncul lagi kejadian sejak dua–tiga minggu setelah kejadian.'

Tindakan ini menunjukkan upaya proaktif pemerintah dalam mengendalikan situasi dan menjaga keselamatan masyarakat sekitar.

Rencana Dekontaminasi dan Penanganan Lanjutan

Perencanaan dekontaminasi lebih lanjut akan melibatkan berbagai lembaga terkait untuk mencapai hasil yang efektif. Hanif menekankan, adalah penting untuk memiliki rencana yang komprehensif agar proses penanganan dapat berjalan lancar.

Sementara itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi tentang situasi di Cikande. Kementerian akan terus memberikan update terhadap perkembangan kondisi dan langkah-langkah yang diambil.

Melihat kompleksitas situasi yang ada, jelas bahwa penanganan radiasi ini membutuhkan waktu dan kolaborasi dari berbagai pihak. Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU