Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 12:35 WIB

Serangan Siber Meningkat: 6,4 Juta Upaya Phishing Terhadap Belanja Online dan 20 Juta Serangan ke Gamer pada 2025

Author

Serangan Siber Meningkat: 6,4 Juta Upaya Phishing Terhadap Belanja Online dan 20 Juta Serangan ke Gamer pada 2025

Perusahaan keamanan siber Kaspersky melaporkan adanya 6,4 juta upaya phishing yang menyasar aktivitas belanja online dan 20 juta serangan terhadap para gamers sepanjang tahun 2025.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Meningkatnya tren serangan ini membuat pengguna perlu lebih waspada saat bertransaksi online dan bermain game.

Statistik Serangan Siber di Sektor E-Commerce

Dalam periode Januari hingga Oktober 2025, Kaspersky memblokir sebanyak 6.394.854 upaya phishing yang menyamar sebagai toko online, bank, dan sistem pembayaran.

Dari jumlah tersebut, 48,2 persen di antaranya ditujukan kepada pengguna yang berbelanja secara online, meliputi penipuan yang meniru peritel ternama seperti Amazon dan Walmart.

Serangan phishing ini sering kali menggunakan teknik usang dengan menawarkan promosi menarik yang ternyata mengarahkan pengguna ke halaman palsu.

Hal ini menjadi tantangan serius bagi pengguna untuk membedakan situs belanja yang asli dan palsu di tengah meningkatnya jumlah e-commerce palsu.

Baca juga: Liburan Sendirian di Kota-Kota Terbaik Indonesia

Serangan Terhadap Gamer dan Platform Hiburan

Kaspersky mencatat lebih dari 20 juta upaya serangan yang ditujukan pada platform permainan, dengan 18,56 juta serangan terjadi di Discord.

Aktivitas phishing juga menyasar pengguna layanan streaming, mencatat 801.148 percobaan terkait Netflix dan 576.873 percobaan terkait Spotify.

Serangan ini menunjukkan bahwa tidak hanya para gamer yang berisiko, tetapi juga pengguna layanan hiburan berbayar yang menjadi sasaran.

Beberapa penyerang menggunakan malware yang menyamar sebagai perangkat lunak permainan, dengan 20.188.897 percobaan infeksi terdeteksi, menandakan lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Strategi Pencegahan Terhadap Ancaman Siber

Kaspersky memberikan beberapa langkah pencegahan yang bisa diambil oleh pengguna, termasuk tidak mempercayai tautan atau lampiran dalam email tanpa memeriksa pengirimnya terlebih dahulu.

Pengguna juga disarankan memverifikasi keaslian situs web e-commerce sebelum memasukkan informasi pribadi, serta memastikan akurasi URL untuk mendeteksi situs palsu.

Melakukan riset mengenai perusahaan yang tidak dikenal sebelum melakukan pembelian sangat disarankan, termasuk memeriksa ulasan dari pengguna lain untuk menilai kepercayaan platform.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU