Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri, berhasil ditemukan setelah dilaporkan hilang akibat bencana banjir yang melanda daerah tersebut.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Dalam perjalanan yang melelahkan, beliau terpaksa berjalan kaki selama empat hari karena akses jalur darat terputus akibat longsor.
Proses Penemuan Wali Kota
BNPB mengonfirmasi bahwa Akhmad Syukri ditemukan setelah kontak terputus selama beberapa hari. Dalam konferensi pers, Suharyanto menyampaikan, "Kebetulan tadi sudah berkomunikasi dengan Pak Wali Kota Sibolga, tadi pada saat berkomunikasi, ya kan masih muda beliau jadi kelihatannya capek, tapi mukanya seger."
Syukri terjebak di jalur longsoran yang menghimpit akses antara Sibolga dan Tarutung. Menurut Suharyanto, "Beliau ngomong 'saya jalan kaki Pak 4 hari'. Kebetulan beliau terjebak di rute longsoran yang tadi saya katakan antara Sibolga dan Tarutung yang sekarang dibuka."
Kondisi Wali Kota saat ditemukan dinyatakan baik. Suharyanto menambahkan, "Jadi kondisi beliau Alhamdulillah tidak ada masalah, sehat wal afiat, sekarang mungkin kecapean, nanti kalau besok rencana kami ketemu untuk melihat Sibolga."
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat
Dampak Banjir dan Longsor di Wilayah Terdampak
Banjir dan longsor yang melanda beberapa provinsi, termasuk Sumatra Utara dan Aceh, mengakibatkan banyak kerugian. BNPB melaporkan, bencana ini menyebabkan 174 jiwa meninggal dunia, 79 orang hilang, dan 12 orang mengalami luka-luka.
Pemerintah daerah berusaha keras untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana. Mereka mengutamakan penanganan evakuasi dan penyediaan kebutuhan dasar bagi korban.
Suharyanto menegaskan bahwa penanganan bencana menjadi prioritas utama. Ia juga menyebutkan, "Kami berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan bahwa situasi ini dapat diatasi dengan cepat dan efisien."
Langkah Selanjutnya bagi Sibolga
Setelah penemuan Wali Kota, langkah selanjutnya yang direncanakan adalah melakukan peninjauan ke lokasi bencana. Pemerintah daerah berharap dapat membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat bencana.
Suharyanto menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga. Ia menyampaikan, "Kami akan reuni dengan Wali Kota untuk evaluasi dan perencanaan strategi ke depan dalam menangani dampak bencana ini."
Diharapkan, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, proses pemulihan di Sibolga dapat berjalan lancar dan masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: