Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kekhawatiran akan citra Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang semakin terpuruk. Ia menegaskan bahwa perbaikan harus dilakukan dalam waktu satu tahun untuk menghindari konsekuensi fatal, termasuk kemungkinan pembekuan DJBC.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Purbaya memaparkan potensi alih tugas DJBC kepada perusahaan swasta asal Swiss, Societe Generale de Surveilance (SGS), jika kinerja DJBC tidak kunjung membaik.
Tantangan Kinerja DJBC
Purbaya Yudhi Sadewa menekankan perlunya DJBC fokus dalam perbaikan kinerja selama satu tahun ke depan. Ia menjelaskan, 'Saya sudah minta waktu ke Presiden satu tahun untuk nggak diganggu dulu. Saya biarkan, biarkan saya beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai, karena ancamannya serius.'
Pernyataan Purbaya menunjukkan betapa kritisnya situasi yang dihadapi DJBC. Ia menambahkan, 'Kalau kita, Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih nggak puas, Bea Cukai bisa dibekukan, diganti dengan SGS seperti zaman dulu lagi.'
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Risiko Karyawan Terancam
Purbaya juga memperingatkan bahwa kegagalan dalam perbaikan dapat berakibat fatal bagi pegawai DJBC. Ia memastikan, 'Karena gini saya bilang, kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16.000 orang pegawai Bea Cukai dirumahkan.'
Kekhawatiran ini membawa pesan kepada seluruh pegawai DJBC untuk lebih responsif. Purbaya menyatakan harapannya agar, 'Orang Bea Cukai pintar-pintar dan siap untuk mengubah keadaan.'
Inovasi Teknologi Digital
Sebagai langkah awal, DJBC mulai mengimplementasikan sistem digital untuk meningkatkan efisiensi dan mencegah penyelewengan. Purbaya menjelaskan, 'Kita sudah mulai terapkan AI-AI di stasiun-stasiun Bea Cukai, jadi nanti under invoicing akan cepat terdeteksi sambil kita perbaiki yang lain.'
Dengan inovasi ini, Purbaya optimis DJBC dapat memenuhi harapan masyarakat. Ia optimis, 'Jadi sekarang cukup baik kemajuannya, saya pikir tahun depan sudah aman, artinya Bea Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional.'
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: