Perseteruan antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor kembali memanas seiring lelang Papakha yang dilakukan oleh Khabib di media sosial Telegram.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Papakha, topi tradisional Dagestan, terjual seharga 4,4 juta USD hanya dalam waktu 24 jam, menarik perhatian banyak pihak di dunia MMA dan NFT.
Lelang Papakha dan Nilainya
Khabib Nurmagomedov baru-baru ini meluncurkan lelang Papakha, simbol budaya Dagestan, sebagai bagian dari peluncuran NFT. NFT, atau token non-fungible, memberikan nilai unik pada setiap item digital.
Lelang ini bertujuan untuk mengedukasi penggemar tentang dunia NFT yang semakin berkembang. Dalam waktu singkat, topi tersebut berhasil terjual dengan harga 4,4 juta USD, setara dengan Rp 73 miliar.
Pelelangan ini menarik perhatian luas, tidak hanya dari penggemar MMA tetapi juga para kolektor NFT. Daya tarik lelang ini semakin meningkat karena nilai historis dari Papakha yang dimiliki Khabib.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Reaksi Conor McGregor
Tidak tinggal diam, Conor McGregor segera menanggapi lelang tersebut melalui media sosial. Ia menuduh Khabib memanfaatkan nama mendiang ayahnya, Abdulmanap, untuk kepentingan pribadi.
"Tidak mungkin Khabib yang baik hati itu menggunakan nama mendiang ayahnya, serta budaya Dagestan, untuk menipu penggemarnya dan menjual banyak NFT digital lalu menghapus semua kontennya setelah terjual, membuat uang penggemarnya dirampok," tulisnya.
McGregor menegaskan bahwa tindakan Khabib tersebut merupakan penghinaan dan kurang ajar, menciptakan ketegangan lebih lanjut di antara keduanya.
Balasan Khabib dan Pemanasan Rivalitas
Menanggapi serangan McGregor, Khabib segera membalas dengan menuduh McGregor sebagai pembohong. Ia menyatakan bahwa McGregor tidak dapat mencoreng namanya setelah kekalahan mereka di UFC 229.
"Dasar pembohong besar! Kau akan selalu berusaha mencoreng namaku setelah kau hancur malam itu, tapi kau tak akan pernah berhasil!" tulis Khabib.
Khabib juga mengarahkan kritik kepada McGregor mengenai riwayat kecanduannya dan menyebutkan upayanya dalam membantu mantan pecandu narkoba di pusat rehabilitasi di Dagestan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: