Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 15:02 WIB

Kemenag Gelar Perayaan Natal Bersama untuk Pertama Kalinya pada 2025

Author

Kemenag Gelar Perayaan Natal Bersama untuk Pertama Kalinya pada 2025

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia akan menyelenggarakan perayaan Natal bersama untuk pertama kalinya pada 20 Desember 2025. Perayaan ini bertujuan memperkuat rasa kerukunan dan kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perayaan ini adalah langkah konkret untuk menciptakan harmonisasi antarumat beragama. Kemenag berperan sebagai promotor kerukunan, menjadi contoh bagi kementerian lainnya.

Inisiatif Perayaan Natal Bersama

Perayaan Natal bersama yang diselenggarakan oleh Kemenag menjadi langkah historis karena selama ini perayaan Natal dilakukan oleh komunitas Kristen secara terpisah. Melalui perayaan ini, Kemenag menunjukkan bahwa kerukunan antaragama adalah keharusan di Indonesia.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan, "Selama ini kan Natal Kristen, Natal Katolik. Tapi Natal Kementerian Agamanya nggak. Nah hari ini dan tahun ini kita akan membuat sejarah di Kementerian Agama."

Dengan perayaan ini, Kemenag ingin memberikan sinyal kepada masyarakat bahwa setiap agama memiliki ruang untuk merayakan perbedaan dalam suasana damai. Diharapkan perayaan ini menjadi contoh bagi instansi lain dalam merayakan keberagaman.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Peranan Kementerian Agama dalam Membangun Kerukunan

Nasaruddin menekankan pentingnya kerukunan sebagai kunci untuk menikmati kemajuan dan kekayaan bangsa. "Tanpa kerukunan kita tidak bisa menikmati. Betapa banyak negara kaya, tapi tidak bisa menikmati kekayaannya. Kenapa? Tidak bisa keluar rumah," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Kemenag akan menjadi motor dalam menjalin dan mengintegrasikan perbedaan budaya dan agama yang ada di Indonesia. Ini menjadi tantangan bagi kementerian untuk tetap kompak dalam menghadapi isu kerukunan.

Nasaruddin mengajak seluruh jajaran Kemenag untuk menahan ego dan meningkatkan solidaritas antaragama untuk memajukan persatuan di Indonesia. "Kata kunci untuk merukunkan bangsa ini adalah Kementerian Agama," ujarnya.

Tema dan Harapan dalam Perayaan Natal Bersama

Perayaan Natal bersama Kemenag yang direncanakan pada 20 Desember 2025 mengangkat tema 'Sea Light: Christmas, Loving God, Harmony and Humanity Together.' Tema ini diharapkan mencerminkan semangat cinta dan harmoni di tengah berbagai perbedaan.

Nasaruddin berharap perayaan ini akan menjadi momen yang bermakna bagi semua umat beragama, bukan sekadar acara seremonial. Kemenag ingin menguatkan pesan bahwa semua agama memiliki tujuan yang sama yaitu menciptakan kedamaian.

Dengan langkah ini, Kemenag ingin menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan harmoni serta menghapus sekat-sekat yang membatasi interaksi antar umat beragama di Indonesia.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU