Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 11:10 WIB

Kecanggihan Teknologi yang Membuat Kita Kesepian

Author

Kecanggihan Teknologi yang Membuat Kita Kesepian

Di era digital yang serba canggih, banyak orang merasa lebih kesepian dari sebelumnya meskipun terhubung secara online.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Fenomena ini dikenal sebagai ‘hyper-connected but lonely’, di mana komunikasi melalui layar tidak mampu menggantikan kehangatan interaksi langsung.

Perubahan Pola Interaksi

Kehadiran media sosial telah mengubah cara kita berinteraksi secara drastis. Kita lebih sering berkomunikasi melalui pesan singkat dan postingan, yang mengakibatkan berkurangnya pertemuan tatap muka.

Beberapa studi menunjukkan bahwa interaksi virtual bisa menjadi kurang memuaskan dibandingkan dengan komunikasi langsung, yang berdampak pada kedalaman hubungan antar individu.

Banyak pengguna media sosial mengakui merasa terasing meskipun mereka memiliki ribuan 'teman' online. Mereka lebih suka berbagi momen melalui foto atau status ketimbang melakukan percakapan langsung.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif

Dampak Kesehatan Mental

Kesepian di era digital berpotensi memengaruhi kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa mereka yang merasa kesepian lebih rentan mengalami masalah psikologis.

Seorang psikolog menjelaskan, "Kesepian dapat memiliki efek yang setara dengan merokok lima bungkus rokok sehari", yang menunjukkan seberapa pentingnya interaksi sosial bagi kesehatan.

Dampak negatif dari kesepian ini tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, tetapi juga oleh anak muda. Ini mengindikasikan perlunya pendekatan baru dalam menjaga koneksi sosial.

Solusi Mengatasi Kesepian di Era Digital

Meskipun tantangan ini besar, ada beberapa cara untuk mengatasi kesepian. Salah satunya adalah dengan membangun kebiasaan bertemu secara langsung dengan orang-orang terdekat.

Teknologi juga bisa dimanfaatkan secara bijak melalui video call atau virtual hangout untuk tetap terhubung. "Sekali-sekali, pertemuan tatap muka akan membuat perbedaan," kata seorang ahli hubungan sosial.

Dengan menetapkan waktu untuk interaksi sosial, kita dapat menikmati manfaat dari kedua sisi; teknologi dan pertemuan langsung, tanpa kehilangan koneksi emosional.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU