Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:16 WIB

Robert Kiyosaki Jual Bitcoin di Tengah Penurunan Pasar Kripto

Author

Robert Kiyosaki Jual Bitcoin di Tengah Penurunan Pasar Kripto

Robert Kiyosaki, penulis buku 'Rich Dad, Poor Dad', membuat keputusan mengejutkan dengan menjual sebagian aset Bitcoin saat pasar kripto mengalami penurunan.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Hasil penjualan sebesar 2,25 juta dollar AS dialihkan untuk investasi di bisnis tradisional yang berpotensi memberikan pendapatan rutin.

Penjualan Bitcoin di Tengah Penurunan Pasar

Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan signifikan sepanjang November 2025, menciptakan ketidakpastian di kalangan investor kripto.

Kiyosaki menjual Bitcoin dengan harga sekitar 90.000 dollar AS per BTC, yang diakui sebagai bagian dari strategi investasinya.

Bitcoin yang dijualnya diperoleh beberapa tahun lalu saat harga berada di kisaran 6.000 dollar AS per BTC.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Pengalihan Investasi ke Bisnis Tradisional

Sumber daya dari penjualan ini dialokasikan untuk membeli dua pusat bedah dan bisnis billboard, yang diyakini Kiyosaki dapat memberikan arus kas bebas pajak sekitar 27.500 dollar AS per bulan mulai Februari 2026.

Dia menegaskan keyakinan terhadap potensi Bitcoin dan menyatakan, 'Saya tetap bullish dan optimistis terhadap Bitcoin dan akan mulai membeli lagi menggunakan arus kas positif saya.'

Langkah ini mencerminkan pandangannya tentang pentingnya arus kas dibandingkan hanya menunggu apresiasi harga aset.

Sikap Kiyosaki terhadap Pasar dan Prediksi Masa Depan

Walaupun menjual Bitcoin, Kiyosaki tetap optimis tentang potensi kenaikan harga di masa depan, dengan proyeksi harga Bitcoin mencapai 250.000 dollar AS pada tahun 2026.

Di sisi lain, analisis dari trader veteran Peter Brandt menunjukkan proyeksi Bitcoin mencapai 200.000 dollar AS pada kuartal ketiga 2029, menekankan bahwa tekanan pasar saat ini adalah fase yang sehat dalam siklus kripto.

Kiyosaki mengingatkan para investor untuk berhati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi global, beliau menyatakan, 'Tolong berhati-hati. Ekonomi dunia sedang dalam menghadapi masa sulit.'

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU