Generasi Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, memiliki pandangan baru mengenai sukses. Mereka tidak lagi mengukur kesuksesan hanya dari pencapaian material, tetapi juga dari keseimbangan kehidupan dan kebahagiaan diri.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Bagi Gen Z, sukses kini berarti pencapaian yang lebih personal dan holistik, dengan perhatian besar terhadap kesehatan mental dan koneksi sosial.
Pengertian Sukses Menurut Gen Z
Bagi Gen Z, kesuksesan tidak hanya tentang mencapai jabatan tinggi atau penghasilan besar, tetapi juga tentang kepuasan pribadi. Fenomena ini menggeser budaya kerja di berbagai sektor, di mana kesejahteraan karyawan selalu diperhatikan.
Seperti yang diungkapkan oleh seorang peneliti, 'Generasi ini lebih cenderung memprioritaskan perasaan bahagia di atas kekayaan material yang biasanya dikejar oleh generasi sebelumnya.'
Definisi sukses mereka meliputi elemen-elemen seperti koneksi sosial yang erat dan kesejahteraan mental, yang kini dianggap sama penting dengan aspek kerja lainnya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Dampak Teknologi terhadap Konsep Sukses
Kemajuan teknologi dan globalisasi telah memberikan Gen Z sarana baru untuk mencapai tujuan mereka. Platform media sosial kini menjadi alat untuk berbagi cerita sukses dan inspirasi secara luas.
Seorang ahli menjelaskan, 'Teknologi telah mengubah cara mereka melihat dunia, di mana kesuksesan bisa dicapai melalui berbagai jalur, termasuk kewirausahaan digital.'
Gen Z juga lebih terbuka terhadap kolaborasi serta inovasi, dan banyak dari mereka memilih untuk membangun usaha sendiri, terutama di sektor startup.
Keseimbangan Antara Aktivitas dan Hidup Pribadi
Satu hal yang mencolok dari pandangan Gen Z mengenai sukses adalah keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Mereka percaya waktu untuk diri sendiri dan keluarga sangatlah penting.
Banyak Gen Z lebih memilih pekerjaan yang menawarkan fleksibilitas, memungkinkan mereka untuk mengatur waktu antara karier dan kegiatan yang mereka cintai.
Seorang direktur lembaga penelitian menegaskan, 'Gen Z tidak hanya ingin sukses, tetapi juga ingin memiliki waktu untuk menikmati hidup dan bersosialisasi dengan orang-orang terkasih.'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: