Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah meminta penyesuaian menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Natal dan Tahun Baru.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Permintaan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas pangan nasional dengan mengganti sebagian lauk berbahan telur menjadi daging sapi dan telur puyuh.
Penyesuaian Menu dalam Program MBG
Nanik S. Deyang menegaskan bahwa instruksi dari Presiden bertujuan untuk memastikan pasokan telur di rumah tangga dan untuk bahan kue tetap terjaga.
Penggantian lauk ini diharapkan dapat meminimalisir dampak lonjakan harga pangan yang kerap terjadi di akhir tahun.
Kehadiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pertemuan tersebut pun bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan baku yang cukup tanpa memicu inflasi.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Strategi Peningkatan Produksi Pangan
Nanik menjelaskan bahwa arahan Presiden harus segera direalisasikan, termasuk dengan meningkatkan produksi susu, kedelai, dan sayuran untuk mendukung program MBG.
Pemerintah menargetkan pembangunan peternakan sapi untuk mencapai produksi 3 juta liter susu per hari demi memenuhi kebutuhan masyarakat dan program.
Sementara itu, Nanik juga menjelaskan bahwa ada kebutuhan yang sangat tinggi terhadap tahu dan tempe, sehingga produksi kedelai domestik perlu ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Kerja Sama dan Pengoptimalan Sumber Daya
Dengan harga pangan yang semakin tinggi, BGN bekerja sama dengan TNI AD untuk mendukung penanaman sayuran dan beternak ayam di tingkat lokal.
Pemerintah juga sudah mengalokasikan dana sekitar Rp300 miliar melalui Kementerian Koperasi untuk mendukung koperasi di sektor pertanian.
Nanik mengingatkan agar pengoperasian dapur umum MBG dilakukan dengan efisien dan mendorong pembentukan koperasi untuk memudahkan petani dalam sistem distribusi.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: