Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 16:42 WIB

Inisiatif Digitalisasi Pendidikan oleh Prabowo Subianto

Author

Inisiatif Digitalisasi Pendidikan oleh Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto menyoroti kekurangan kompetensi guru di Indonesia dalam beberapa subjek penting seperti sains dan bahasa asing. Ia mengusulkan perlunya program digitalisasi guna meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Dalam kunjungannya ke SMPN 4 Kota Bekasi, Prabowo menjelaskan bahwa program ini termasuk pemberian fasilitas modern untuk pembelajaran di sekolah-sekolah, dengan harapan dapat mengatasi masalah yang ada.

Kekurangan Kompetensi Guru

Dalam pernyataan resminya, Prabowo mengungkapkan bahwa ada beberapa mata pelajaran di mana kompetensi guru masih minim. 'Kita tahu guru perlu ditatar dan kita tahu ada beberapa mata pelajaran di mana guru-guru kita kurang kompetensinya,' ujarnya saat berkunjung ke SMPN 4 Kota Bekasi.

Mata pelajaran seperti Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika menjadi perhatian utama, mengingat peran penting guru dalam mendidik siswa dengan baik. Kekurangan ini menjadi sorotan karena dapat berdampak langsung pada kualitas pendidikan yang diterima siswa.

Selain itu, kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan profesional guru sangat diperlukan agar mereka dapat memenuhi tuntutan kurikulum yang terus berkembang.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Inisiatif Digitalisasi Pembelajaran

Untuk mengatasi masalah kekurangan kompetensi, pemerintah berencana meluncurkan program digitalisasi pendidikan. Program ini mencakup pengadaan papan interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah-sekolah.

"Kita akan segera buka studio di Jakarta. Guru-guru akan memberi pelajaran ke semua sekolah di Indonesia," kata Prabowo, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan materi pembelajaran.

Melalui inisiatif ini, materi pembelajaran yang dihasilkan dapat diakses secara gratis oleh semua guru di seluruh daerah, memastikan adanya pemerataan dalam kualitas pendidikan.

Peluncuran Program Digitalisasi Pendidikan

Pada kesempatan yang sama, Prabowo resmi meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Program ini bertujuan mempercepat transformasi digital dalam sektor pendidikan di seluruh Indonesia.

Program tersebut berupaya menciptakan layanan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, serta memberikan kesempatan yang lebih merata bagi siswa-siswa. "Alhamdulillah, panel ini kita harapkan untuk bisa membantu semua siswa di seluruh Indonesia untuk belajar lebih baik, belajar lebih semangat," tambah Prabowo.

Program ini telah menjangkau sekitar 288.865 sekolah, di mana sekitar 173.000 di antaranya telah menerima fasilitas modern ini, yang diharapkan dapat mengubah cara belajar mengajar di Indonesia.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU