Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 13:27 WIB

Cristiano Ronaldo Sampaikan Pesan Perdamaian di Gedung Putih

Author

Cristiano Ronaldo Sampaikan Pesan Perdamaian di Gedung Putih

Cristiano Ronaldo baru-baru ini mendapat kehormatan untuk hadir di Gedung Putih atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam sebuah jamuan makan malam untuk menyambut Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz

Acara yang berlangsung pada Rabu (19/11) ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan antar tokoh, tetapi juga menunjukkan bagaimana olahraga bisa menjadi alat diplomasi yang efektif.

Pertemuan di Gedung Putih

Ronaldo, yang kini bermain untuk klub Al Nassr, diundang untuk mewakili Arab Saudi dalam acara penting ini. Pertemuan tersebut menandakan sinergi antara dunia olahraga dan diplomasi, dengan Ronaldo sebagai salah satu simbolnya.

Di acara tersebut, Trump memperkenalkan anaknya, Barron, yang merupakan penggemar berat Ronaldo. Trump menyatakan, "Barron punya kesempatan bertemu dengannya. Dan saya rasa dia akan lebih menghormati ayahnya sekarang hanya karena saya memperkenalkan Anda."

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Pesan Perdamaian dari Ronaldo

Sebagai seorang atlet global, Ronaldo mengambil kesempatan ini untuk membagikan pesan mendalam melalui media sosial. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Trump atas sambutan hangat dan undangan yang diterimanya.

"Kita masing-masing memiliki sesuatu yang berarti untuk diberikan, dan saya siap melakukan bagian saya untuk menginspirasi generasi baru demi membangun masa depan yang ditentukan keberanian, tanggung jawab, dan perdamaian abadi," tulis Ronaldo dalam unggahannya.

Tokoh-Tokoh Penting yang Hadir

Jamuan makan malam ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dunia lainnya, termasuk Tim Cook, Elon Musk, dan Gianni Infantino. Kehadiran mereka menunjukkan pentingnya pertemuan ini dalam menjajaki hubungan antar negara.

Acara ini menegaskan bagaimana olahraga dapat digunakan sebagai jembatan untuk diplomasi, membuka peluang untuk dialog dan kolaborasi internasional dalam mencapai tujuan bersama.

Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU