Banyak orang mengira jika hasil pemeriksaan gula darah normal, kesehatan tubuh mereka juga dalam kondisi baik. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian, karena banyak yang mengalami lemas meski kadar gula darah cenderung normal.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol
Kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan lain yang perlu segera diperhatikan. Mari kita ulas beberapa penyebab dan gejala yang mungkin menyertai keadaan ini.
Penyebab Badan Lemas Meski Gula Darah Normal
Salah satu penyebab utama tubuh merasa lemas meski gula darah berada di angka normal adalah masalah pada sistem metabolisme. Metabolisme yang tidak efisien dapat menyebabkan tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup.
Kekurangan vitamin, seperti vitamin B12 dan D, juga berkontribusi terhadap rasa lelah. Kedua vitamin ini sangat penting dalam produksi energi dan kesehatan otot.
Dehidrasi seringkali diabaikan sebagai faktor penyebab kelelahan. Saat tubuh kehilangan cairan, berbagai fungsi tubuh yang berkaitan dengan energi akan terganggu.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Kondisi Medis yang Perlu Diperhatikan
Beberapa kondisi medis, seperti anemia, bisa menjadi penyebab rasa lemas. Anemia terjadi akibat kurangnya sel darah merah sehat, sehingga oksigen yang dibawa ke tubuh tidak mencukupi.
Penyakit tiroid juga dapat berfungsi sebagai faktor penyebab. Kelenjar tiroid yang tidak memproduksi hormon dalam jumlah yang diperlukan bisa mengganggu regulasi metabolisme tubuh.
Gangguan tidur, termasuk sleep apnea, dapat berdampak pada kualitas tidur dan menyebabkan kelelahan berarti. Meski kadar gula darah terpantau normal, kondisi ini tetap dapat memengaruhi energi sehari-hari.
Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai
Jika merasa lemas, penting untuk memperhatikan gejala lain seperti pusing atau kesulitan berkonsentrasi, yang bisa menjadi indikator bahwa tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen atau energi.
Nyeri otot dan kesemutan adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan. Ini bisa menandakan adanya masalah pada saraf atau sirkulasi darah.
Merasa sangat mengantuk setelah makan, meskipun kadar gula darah normal, bisa jadi pertanda adanya kondisi lain yang harus diwaspadai, seperti resistensi insulin.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: