Pernahkah kamu merasa bingung saat memasuki sebuah ruangan dan lupa dengan tujuan awalmu? Fenomena ini ternyata umum terjadi dan memiliki penjelasan ilmiah yang menarik.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dalam studi terbaru dari Universitas Notre Dame, peneliti menggali lebih dalam mengenai cara otak kita memproses informasi, terutama saat kita berpindah ruangan.
Penyebab Lupa Ketika Masuk Kamar
Sering kita mendengar orang mengeluhkan 'lupa apa yang mau dilakukan' saat berada di ruangan baru. Penelitian oleh para ilmuwan Universitas Notre Dame menyebut fenomena ini sebagai 'efek pengalih perhatian'.
Saat kita berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain, otak kita seakan melakukan reset, menyebabkan informasi yang sebelumnya kita siapkan menjadi terlupakan. Hal ini dipicu oleh lingkungan baru yang mengalihkan perhatian kita.
Dalam eksperimen, peserta yang berada di lingkungan baru menunjukkan penurunan daya ingat yang signifikan dibandingkan mereka yang tetap di tempat yang sama. Yang menarik, saat ruangannya berubah, perhatian kita juga terpengaruh.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Peran Memori dan Proses Kognitif
Mekanisme penyimpanan memori dalam otak kita cukup kompleks, dan saat memasuki ruangan baru, kemampuan kita untuk mengingat mungkin terganggu. Misalnya, hippocampus, yang memainkan peran penting dalam pembentukan ingatan, disebut-sebut sangat terpengaruh pada proses ini.
Sebagaimana dijelaskan oleh seorang ahli neurologi, 'Memori kita bukanlah rak yang bisa diatur, melainkan lebih mirip lemari yang penuh dengan barang. Ketika pintu lemari dibuka, kita bisa saja secara tidak sengaja mengalihkan perhatian kita dari apa yang dicari.'
Ketidakfokusan saat berpindah ruangan dapat menyebabkan kita tidak dapat menyimpan informasi baru dengan baik, sehingga lupa dengan tujuan semula.
Tips untuk Mengatasi Lupa
Walaupun fenomena lupa ini relatif umum, terdapat beberapa strategi yang dapat membantu menguranginya. Pertama, cobalah untuk tetap fokus pada tujuan sebelum berpindah tempat.
Mencatat informasi penting sebelum masuk ke ruangan baru juga dapat menjadi cara yang efektif. Seorang psikolog menyatakan, 'Menulis adalah cara terbaik untuk menjaga fokus dan mengingat tanpa stres.'
Selain itu, melatih kemampuan ingat melalui permainan memori bisa meningkatkan fungsi kognitif, sehingga membantu meningkatkan fokus dan daya ingat kita.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: