Tersangka ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, saat ini masih dirawat di ruang ICU RS Polri Kramatjati. Pihak kepolisian menginformasikan bahwa mereka belum dapat mengambil keterangan dari tersangka karena kondisinya yang belum stabil.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu pemulihan kesehatan tersangka sebelum melakukan interogasi lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan tersangka selama proses hukum.
Kondisi Tersangka
Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi via media bahwa tersangka berada dalam perawatan di ruang ICU. Kondisi kesehatan tersangka dikatakan belum memungkinkan untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
Pada Jumat, 14 November, Budi menambahkan bahwa sejumlah pemeriksaan tertunda karena tersangka masih dalam masa pemulihan, sehingga belum dapat diobok-obok oleh penyidik.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Detail Insiden Ledakan
Ledakan yang terjadi di SMA 72 Kelapa Gading berlangsung pada hari Jumat, 7 November 2025, sekitar pukul 12.15 WIB. Kejadian ini berlangsung di area masjid sekolah saat berlangsungnya kegiatan salat Jumat.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, ledakan tersebut menyebabkan luka pada 96 orang siswa dan staf. Tersangka sendiri menjalani operasi di bagian kepala akibat dampak ledakan yang mempengaruhi keseluruhannya.
Tindakan Pihak Berwenang
Pihak RS Polri mengeluarkan pernyataan mengenai pembatasan akses ke ruang ICU, menyatakan bahwa izin untuk memasuki ruang tersebut tidak diberikan kepada petugas dari CNN Indonesia yang datang untuk memberikan konfirmasi.
Kemungkinan besar, penyidik akan terus memantau perkembangan kesehatan tersangka untuk menentukan waktu yang tepat dalam mengambil keterangan lebih lanjut. Kombes Budi belum bisa memberikan perkiraan berapa lama waktu pemulihan yang dibutuhkan oleh tersangka.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: