Sabtu, 15 NOVEMBER 2025 • 10:53 WIB

Komisi Reformasi Polri Tegaskan Peran Mitra dalam Penyelesaian Masalah

Author

Komisi Reformasi Polri Tegaskan Peran Mitra dalam Penyelesaian Masalah

Mahfud MD, anggota Komisi Reformasi Polri, menegaskan bahwa lembaganya bukan atasan Polri, melainkan mitra dalam memperbaiki permasalahan di institusi kepolisian.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kecelakaan Maut Ojol

Dalam diskusi di Universitas Airlangga, Mahfud menyebutkan ada 27 persoalan yang perlu diatasi bersama Polri berdasarkan laporan masyarakat.

Peran Komisi Reformasi Polri

Mahfud MD menjelaskan bahwa peran Komisi Reformasi Polri adalah membantu institusi kepolisian memperbaiki kelemahan yang ada, bukan berfungsi sebagai pengawas. "Kita bukan atasan Polri, kita bukan inspektur yang memeriksa Polri, tapi ya mau memperbaiki bersama dengan Polri," ungkapnya.

Pernyataan ini disampaikan untuk menegaskan bahwa kerja sama antara lembaga reformasi dan Polri harus dibangun atas dasar saling pengertian dan keterbukaan. Diharapkan, Polri dapat menerima dan memperbaiki catatan kelemahan yang ada.

Mahfud juga menekankan bahwa semua masalah harus diselesaikan tanpa prioritas tertentu. "Semua, enggak ada prioritas, pokoknya semua masalah kita bicarakan," tegasnya.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Identifikasi Persoalan di Polri

Dalam kesempatan itu, Mahfud mengungkapkan bahwa ia telah mengidentifikasi 27 persoalan yang dihadapi oleh Polri. Masalah ini dikelompokkan dalam beberapa kategori untuk mempermudah penyelesaian.

Informasi soal persoalan ini diperoleh dari laporan masyarakat yang diberikan kepadanya. "Dari begitu banyak itu, setiap ada orang lapor saya catat. 'Oh, ini pemerasan, oh ini kasus narkoba, oh ini masalah penganiayaan,'" tuturnya.

Walaupun sudah dikelompokkan, Mahfud menekankan bahwa jumlah masalah yang dicatat tetap 27, sebagai representasi isu-isu yang beragam di lapangan.

Proses Penyelesaian Masalah Bersama Polri

Penyelesaian permasalahan akan dilakukan secara langsung bersama Polri. Mahfud menegaskan pentingnya data dari laporan masyarakat untuk dicocokkan dengan pihak Polri.

"Karena kita enggak mau menempatkan diri sebagai atasan Polri, bukan," katanya, menegaskan bahwa setiap langkah merupakan hasil diskusi bersama.

Ini menunjukkan komitmen Komisi Reformasi Polri untuk berkolaborasi secara setara dan tidak bertindak sepihak dalam menangani isu-isu penting di tubuh kepolisian.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU