Pertemuan kerabat Keraton Solo pada 13 November 2025 diwarnai dengan penobatan KGPH Mangkubumi sebagai Paku Buwono (PB) XIV, dihadiri oleh delapan putra-putri dari PB XII dan PB XIII.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Namun, perhelatan ini tidak berjalan sesuai rencana, memicu ketidakpuasan yang membuat salah satu putra PB XII, GPH Surya Wicaksana, memilih untuk keluar dari acara.
Kehadiran dan Penobatan
Delapan anggota kerabat Keraton Solo hadir dalam pertemuan ini, terdiri dari enam putra-putri PB XII dan dua dari PB XIII. Juru bicara Maha Menteri Panembahan Agung Tedjowulan, Kanjeng Pakoenegoro, mengkonfirmasi bahwa sekitar 200 orang berkumpul untuk acara ini.
Penobatan KGPH Mangkubumi sebagai PB XIV diumumkan secara tiba-tiba, yang memicu ketidakpuasan di kalangan beberapa anggota kerabat. Hal ini menciptakan suasana yang anggotanya merasa tidak nyaman dengan dinamika acara yang tak terduga.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Keputusan Walk Out
GPH Surya Wicaksana, yang dikenal sebagai Gusti Nenok, memutuskan untuk keluar dari pertemuan saat acara berubah dari musyawarah menjadi penobatan. Ia mengungkapkan, "Sebelum acara selesai, saya keluar. Tepatnya tidak mau mendengar dan melihat keributan dan acara tidak sesuai dengan agenda undangan yang isinya musyawarah, bukan deklarasi PB XIV."
Gusti Nenok menyatakan bahwa ia merasakan ketegangan yang dapat memunculkan keributan. "Menyaksikan, saya menyaksikan. Jadi menyaksikan penobatan. Ini saya memikirkan ini pasti ribut," ujarnya, menyoroti ketidakpuasan yang adanya di antara beberapa kerabat.
Dukungan terhadap Proses Suksesi
Setelah kejadian tersebut, Gusti Nenok menyatakan dukungannya terhadap Menteri Kebudayaan untuk membahas proses suksesi PB XIV. Ia menyarankan agar pihak pemerintah terlibat dalam menyelesaikan konflik di internal keraton.
"Karena sudah yakin saya pasti ada dua raja. Yang bisa menengahi kalau ada dua belah pihak yang bersengketa ya, pemerintah. Itu saja," tegasnya, menunjukkan betapa pentingnya peran pemerintah dalam konflik internal yang ada.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: