Kejutan dalam Penobatan KGPH Hangabehi: Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan Merasa Dijebak
Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjowulan mengungkapkan bahwa dirinya merasa dijebak dalam proses penobatan KGPH Hangabehi sebagai Pangeran Pati Keraton Surakarta.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Pernyataan tersebut muncul setelah rapat keluarga besar Keraton yang berlangsung di Sasana Handrawina tanpa persetujuannya, berujung pada penobatan Mangkubumi.
Proses Penobatan yang Kontroversial
Tedjowulan mengakui bahwa rapat tersebut berdasarkan inisiatifnya, yang bertujuan untuk menyatukan pendapat keluarga selama masa berkabung.
Namun, ia menyatakan bahwa ia tidak mengetahui bahwa penobatan KGPH Hangabehi akan menjadi bagian dari agenda di pertemuan tersebut.
"Saya mboten nate (tidak pernah) diajak rembukan pengukuhan dan sebagainya," ujarnya dalam jumpa pers.
Frustrasi dengan situasi tersebut, Tedjowulan menambahkan bahwa suasana rapat tidak mendukung pelaksanaan penobatan yang sangat mendesak.
Permintaan yang Tiba-tiba
Menurut Tedjowulan, setelah diskusi berlangsung, peserta rapat secara tiba-tiba meminta dirinya untuk menjadi saksi dalam prosesi penobatan tersebut.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
"Saya tahu-tahu dimintai untuk jadi nyekseni (menjadi saksi) proses tadi," tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa pengikraran penobatan sebagai Pangeran Pati untuk Mangkubumi berlangsung tanpa persetujuannya sebelumnya.
Hal ini menegaskan pernyataannya bahwa ia merasa terjebak dalam situasi ini.
Tanggapan terhadap Penobatan
Sebagai penutupan, Tedjowulan menegaskan tidak memiliki pilihan lain selain merestui penobatan di depan Mangkubumi yang meminta restu.
"Yo saya ini kan wong tuwek (orang tua) disungkemi, disuwuni pangestu (diminta restu), ya sudah saya pengestoni (restui) saja," ungkapnya.
Ia menekankan bahwa ia tidak mengetahui dengan jelas adanya agenda penobatan yang mendesak dan merasakan seluruh situasi tersebut berjalan tidak wajar.
"Kalau bahasa Inggrisnya di-fait accompli mungkin," ungkapnya dengan keraguan.
Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: