Bilqis, balita berusia empat tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan, ditemukan selamat di Jambi setelah enam hari pencarian yang intensif.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Kasus ini terungkap sebagai penculikan anak yang diduga melibatkan sindikat perdagangan anak, menurut pengakuan pihak kepolisian.
Awal Hilangnya Bilqis
Bilqis menghilang saat bermain di Taman Pakui Sayang, Makassar, ketika ayahnya, Dwi Nur Mas alias Dimas, sedang melatih tenis.
Setelah beberapa waktu, Dimas khawatir ketika Bilqis tidak merespon panggilannya dan mencarinya tetapi tidak berhasil hingga pagi hari.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Proses Penyidikan dan Penemuan Bilqis
Rekaman CCTV menunjukkan bahwa Bilqis dibawa oleh seorang wanita bersama dua anak lainnya, menambah kekhawatiran Dimas akan penculikan.
Setelah beberapa hari pencarian, informasi mengenai wanita mencurigakan yang diamankan menghidupkan harapan Dimas, meski Bilqis tetap hilang.
Terungkapnya Modus Penculikan dan Perdagangan Anak
Penyidikan selanjutnya menunjukkan bahwa terduga pelaku penculikan, Sri Yuliana alias Ana, menjual Bilqis seharga Rp 3 juta kepada seorang wanita yang dikenalnya di media sosial.
Ana mengaku, 'Dia menawarkan Rp 3 juta uang. Transfer Rp 500 ribu ke rekeningku.'
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: