Polres Metro Jakarta Pusat tengah menyelidiki penemuan dua kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi hangus di Gedung ACC, Kwitang, Jakarta Pusat.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Kerangka tersebut ditemukan saat tim teknis melakukan pengecekan gedung yang terbakar akibat demonstrasi pada akhir Agustus lalu.
Kronologi Penemuan Kerangka
Pada Kamis, 30 Oktober 2023, tim teknis yang melakukan pemeriksaan untuk rencana renovasi gedung menemukan dua kerangka manusia. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengonfirmasi bahwa kerangka tersebut telah dilaporkan dan akan ditindaklanjuti.
Setelah laporan diterima, pihak kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait penemuan ini. Hasil dari olah TKP menunjukkan bahwa kerangka manusia tersebut tertimbun di plafon gedung yang terbakar.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Pemeriksaan Forensik dan Keterkaitan dengan Kasus Hilangnya Dua Orang
Kerangka yang ditemukan kini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengambilan sampel DNA. Polisi menjelaskan bahwa mereka menunggu hasil dari tim Kedokteran Forensik RS Polri untuk menentukan apakah kerangka tersebut berhubungan dengan Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, yang dilaporkan hilang setelah demonstrasi.
Keluarga dari kedua orang tersebut telah diminta untuk menjalani tes DNA agar bisa dicocokkan dengan temuan ini. Kombes Pol Susatyo juga menegaskan bahwa penyidikan masih berlangsung dan sangat penting untuk tidak terburu-buru dalam menarik kesimpulan.
Reaksi dari Koalisi Sipil dan Langkah Selanjutnya
Koalisi sipil, termasuk Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), berharap agar kepolisian dapat mengambil langkah-langkah menyeluruh dalam menangani kasus ini. Jane Rosalina, Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, mengungkapkan bahwa mereka sedang menunggu hasil observasi dan uji forensik yang dilakukan oleh kepolisian.
Jane menekankan, 'Saat ini kepolisian sedang melakukan tahap observasi dan uji forensik DNA dari tulang belulang tersebut oleh pihak kepolisian dan dicocokkan dengan pihak keluarga Farhan dan Reno.' Keterkaitan penemuan kerangka dengan hilangnya kedua individu ini masih menjadi tanda tanya hingga hasil forensik diumumkan.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: