Raja Inggris, Charles III, telah resmi mencabut gelar kerajaan Pangeran Andrew, yang kini akan dikenal dengan nama Andrew Mountbatten Windsor.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Di samping itu, sisa gelar militer Wakil Laksamana juga dicabut, menyisakan Andrew tanpa pangkat militer terakhirnya.
Pencabutan Gelar Kerajaan dan Pangkat Militer
Pencabutan gelar kerajaan ini merupakan respons terhadap kemarahan publik yang kian meningkat, sehubungan dengan hubungan Pangeran Andrew dengan Jeffrey Epstein, seorang pelaku kejahatan seksual yang terkenal.
Menteri Pertahanan John Healey mengatakan, 'Kita telah melihat Andrew melepaskan jabatan kehormatan yang pernah dipegangnya di militer... Kami sekarang sedang berupaya untuk mencabut gelar terakhir wakil laksamana yang masih dimilikinya.'
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Latar Belakang Skandal
Keputusan untuk mencabut gelar Andrew juga terkait dengan dugaan pelecehan seksual terhadap Virginia Giuffre, yang menjadi salah satu penuduh utama Epstein.
Giuffre mengklaim bahwa ia diperdagangkan untuk berhubungan seks dengan Andrew saat masih berusia 17 tahun, meskipun Andrew membantah semua tuduhan tersebut.
Sejarah Militer dan Reputasi Andrew
Pangeran Andrew dikenal sebagai pilot helikopter Angkatan Laut Kerajaan dan berpartisipasi dalam Perang Falklands pada tahun 1982, menyelesaikan 22 tahun masa tugas sebelum pensiun pada tahun 2001.
Namun, dengan tuduhan pelecehan seksual yang terus membayangi, reputasinya telah tercoreng, mendorong Istana Buckingham untuk mengambil langkah tegas dengan mencabut semua gelar dan kehormatan yang dimilikinya.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: