Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 14:25 WIB

Emosi dan Komitmen: Permohonan Maaf Saddil Ramdani di Tengah Insiden Pertandingan

Author

Emosi dan Komitmen: Permohonan Maaf Saddil Ramdani di Tengah Insiden Pertandingan

Pemain Persib Bandung, Saddil Ramdani, bikin heboh setelah aksinya yang emosional saat diganti dalam pertandingan melawan Persis Solo viral di media sosial. Dia meminta maaf dan menjelaskan bahwa kemarahan yang dirasakannya lebih kepada diri sendiri ketimbang tim atau pelatih.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Insiden terjadi di Gelora Bandung Lautan Api pada pertandingan yang berlangsung pada 27 Oktober 2025. Saddil ditarik keluar pada menit ke-31 setelah Luciano Guaycochea menerima kartu merah, yang memaksa tim mengubah taktik permainan.

Insiden Emosional di Pertandingan

Pertandingan antara Persib Bandung dan Persis Solo menjadi momen yang tidak terlupakan bagi Saddil Ramdani. Aksi emosionalnya dimulai saat dia ditarik keluar lebih awal dari lapangan.

Situasi tersebut terjadi karena tim harus menyesuaikan strategi mereka setelah kartu merah yang diterima oleh Luciano Guaycochea. Perubahan taktik dilakukan di menit ke-31, berdampak pada permainan yang telah direncanakan sebelumnya.

Para penonton menyaksikan dengan kaget ketika Saddil menunjukkan ekspresi kemarahan saat diganti, yang langsung menjadi pembicaraan di media sosial.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Pernyataan dan Permohonan Maaf

Usai pertandingan, Saddil segera mengeluarkan pernyataan resmi melalui media. 'Saya kecewa kepada diri sendiri,' ungkapnya, menekankan bahwa perasaannya tidak ditujukan kepada pelatih atau rekan-rekannya.

Ia menambahkan, 'Saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim,' yang menunjukkan dedikasi tinggi Saddil untuk membela warna timnya.

Permohonan maaf ini penting baginya agar tidak ada kesalahpahaman di antara anggota tim setelah insiden tersebut.

Ambisi dan Tekad untuk Berkembang

Dalam penjelasannya, Saddil menegaskan komitmennya untuk terus berkembang. 'Karena saya ingin bermain di level yang diinginkan Bobotoh, pelatih, dan tim, yaitu di level yang lebih tinggi,' ujarnya.

Kemarahan yang dirasakannya di lapangan merupakan bentuk keinginan untuk memberikan kontribusi maksimal kepada tim. 'Saya ingin maju untuk kebaikan tim ini,' tegasnya.

Saddil bertekad untuk memperbaiki diri agar bisa terus menjadi andalan dalam setiap laga yang dilakoni oleh Persib Bandung.

Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU