Setelah pemecatan Patrick Kluivert oleh PSSI, kursi pelatih Timnas Indonesia kini masih kosong. Kegagalan Kluivert membawa tim Garuda ke Piala Dunia 2026 memicu pencarian pelatih baru yang kapabel.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, beberapa nama besar mulai diincar untuk mengisi posisi strategis ini. Beberapa pelatih dengan rekam jejak yang mengesankan sedang diperhitungkan.
Akira Nishino: Pelatih Berpengalaman dari Jepang
Akira Nishino, mantan pelatih Timnas Jepang, kini menjadi kandidat kuat untuk menggantikan Kluivert. Dengan pengalaman membimbing Jepang menembus 16 besar Piala Dunia 2018, ia diharapkan dapat meningkatkan performa Timnas Indonesia.
Nishino juga memiliki pengalaman melatih di Asia Tenggara, khususnya di Thailand, yang memberikan keuntungan dalam memahami gaya permainan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia.
Bojan Hodak: Arsitek Kejayaan Klub
Bojan Hodak yang saat ini melatih Persib Bandung dianggap sebagai kandidat kuat berkat prestasi gemilangnya, termasuk dua gelar Liga 1 secara beruntun. Pendekatan taktisnya yang efektif dan disiplin tinggi menjadikannya pilihan ideal untuk jabatannya.
Hodak diyakini mampu membawa pengalaman positif dari kompetisi domestik ke level internasional, yang tentunya akan sangat berharga bagi Timnas Indonesia.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Bernardo Tavares: Pelatih Bermental Juara
Bernardo Tavares, pelatih asal Portugal, kini sedang banyak dicari setelah sukses membawa PSM Makassar menjadi juara Liga 1 2022/2023. Statusnya yang kini bebas kontrak membuatnya jadi kandidat menarik untuk posisi Timnas Indonesia.
Tavares dikenal dengan gaya bermain pragmatis yang efektif dan pemahamannya terhadap kultur sepak bola Indonesia, yang mempersiapkan dirinya untuk tantangan di level selanjutnya.
Mauricio Souza dan Frank de Boer: Pendatang Baru dan Pengalaman Eropa
Mauricio Souza, pelatih asal Brasil, tengah bersinar setelah membawa Persija Jakarta tampil kompetitif di Liga 1 musim 2025/2026. Fokusnya pada pengembangan pemain muda sejalan dengan visi jangka panjang PSSI.
Sementara itu, Frank de Boer, legenda Belanda, meskipun karier kepelatihannya tidak secerah masa mainnya, tetap menjadi sosok yang layak dipertimbangkan berkat pengalaman Eropa yang dimilikinya.
Dua Nama Besar Dicoret
Erick Thohir mengonfirmasi bahwa dua nama besar, Shin Tae-yong dan Louis van Gaal, tidak akan dipertimbangkan untuk posisi pelatih baru. Thohir menegaskan, 'Shin Tae-yong itu masa lalu, peluangnya nol persen' dan menekankan pentingnya waktu dalam pencarian pelatih.
PSSI saat ini melakukan seleksi yang cermat berdasarkan filosofi permainan dan rekam jejak, guna memastikan pelatih baru mampu mengembalikan semangat Garuda.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: