Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 15:35 WIB

Status Terbaru Proses Dekontaminasi Radiasi Cesium-137 di Cikande

Author

Status Terbaru Proses Dekontaminasi Radiasi Cesium-137 di Cikande

Satgas Penanganan Cesium-137 memastikan bahwa 20 dari 22 pabrik di Kawasan Industri Modern Cikande telah dinyatakan bebas dari radiasi. Dua pabrik sisanya diharapkan selesai proses dekontaminasi pada akhir pekan ini.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, mengatakan bahwa setelah semua proses dekontaminasi selesai, industri dapat kembali beroperasi dengan aman.

Kemajuan Proses Dekontaminasi

Rasio Ridho Sani menjelaskan bahwa deteksi radiasi di Cikande telah ditangani dengan serius oleh pihak berwenang. 'Dari 22 industri terdampak, 20 sudah selesai didekontaminasi, dan dua sisanya diharapkan selesai pada hari Jumat ini,' ujarnya.

Proses dekontaminasi juga berlangsung di 12 lapak besi dan rongsokan, dengan lima di antaranya telah dinyatakan bersih dari radiasi. Pencapaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat.

Ratusan ton material terpapar radiasi telah berhasil dipindahkan untuk proses dekontaminasi, dengan total material yang sudah dipindahkan mencapai 325,7 ton atau sekitar 205,2 meter kubik.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Prinsip Kehati-Hatian Dalam Penanganan

Rasio menegaskan bahwa proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian. 'Kami pastikan semua langkah dilakukan dengan prinsip kehati-hatian (precautionary principle),' ungkapnya.

Keselamatan masyarakat dan petugas di lokasi merupakan prioritas utama selama penanganan kontaminasi cesium-137. Ini dilakukan untuk menjamin kesehatan dan keselamatan semua pihak yang berada di dekat lokasi terkontaminasi.

Tim Satgas melakukan pengawasan ketat mengenai keberadaan warga di sekitar PT PMT. Hasil studi menunjukkan bahwa warga tidak berada dalam zona berisiko langsung terhadap paparan radiasi.

Status Keberadaan Warga di Sekitar Lokasi

Satgas juga memastikan bahwa warga di sekitar area penyimpanan material terkontaminasi tetap dalam pengawasan. 'Warga di sekitar area penyimpanan tetap dalam pengawasan dan tidak berada di zona berisiko langsung,' jelas Rasio.

Dengan upaya ini, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang dan aman dari dampak potensi radiasi. Proses ini mencerminkan tanggung jawab pemerintahan dalam menjaga kesehatan publik.

Walaupun proses dekontaminasi masih berlangsung, pihak berwenang berkomitmen untuk menyelesaikannya sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU