Pemerintah Indonesia memastikan bahwa paparan radioaktif Cesium-137 (Cs-137) yang terdeteksi di produk cengkeh di Amerika Serikat berasal dari wilayah Lampung, bukan dari pabrik pengolahan di Surabaya.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Pernyataan ini diungkapkan oleh Bara Hasibuan, Ketua Divisi Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Penanganan Cs-137, setelah tim gabungan melakukan pemeriksaan di lokasi yang diduga terpapar.
Penelusuran Kontaminasi Cs-137
Ketua Satgas Penanganan Cs-137, Bara Hasibuan, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan resmi dari US FDA mengenai kontaminasi produk cengkeh, tim dari Satgas segera melakukan pemeriksaan di lokasi-lokasi yang diduga terdampak.
Pemeriksaan ini dilakukan di Surabaya serta dua sumber pasokan dari perkebunan di Pati, Jawa Tengah, dan Lampung.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa kontaminasi terdeteksi di satu perkebunan di Lampung. Bara menekankan bahwa paparan tersebut bersifat terbatas dan tidak menyebar ke wilayah lain.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Langkah Pengendalian Kontaminasi
Sebagai langkah pencegahan, Satgas bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merekomendasikan agar produk cengkeh yang terindikasi terkontaminasi tidak dijual hingga hasil uji laboratorium lanjutan tersedia.
Bara Hasibuan memastikan, 'Pemerintah sedang bergerak cepat melokalisir kontaminasi ini agar tidak meluas ke wilayah lain.'
Ia juga meminta masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap tenang sembari menunggu hasil resmi dari pemeriksaan laboratorium.
Investigasi Lanjutan dan Status Terkini
Tim dari BAPETEN terus melakukan investigasi untuk memastikan sumber pasti dari kontaminasi Cs-137. Hasil awal menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang jelas dengan aktivitas industri logam yang terjadi di Banten sebelumnya.
Kontaminasi ini diharapkan tidak menjadi masalah besar, terutama karena pemeriksaan di Surabaya menunjukkan bahwa tingkat radiasi di pabrik pengolahan cengkeh masih dalam batas normal dan tidak ada paparan aktif yang terdeteksi.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: