Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia setelah timnas gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Permintaan maaf ini dilakukan setelah kekalahan 0-1 dari Irak di laga kualifikasi yang berlangsung pada Minggu dini hari.
Kekalahan yang Menyakitkan
Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah mengalami kekalahan tipis 0-1 dari Irak. Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, menyisakan harapan yang pupus setelah gol tunggal dicetak oleh pemain Irak, Zidane.
Ini merupakan kekalahan kedua berturut-turut bagi Indonesia, sebelumnya mereka juga kalah dari Arab Saudi dengan skor 2-3. Performa dalam dua laga terakhir ini mencerminkan perjuangan yang keras meskipun hasilnya tidak sesuai harapan.
Kekalahan ini membuat Indonesia harus pulang tanpa tiket ke Piala Dunia, berbanding jauh dengan harapan yang dipupuk selama kualifikasi berjalan.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Permohonan Maaf dari Erick Thohir
Erick Thohir mengungkapkan rasa penyesalan atas kegagalan timnas ini melalui akun media sosialnya. 'Kami memohon maaf mimpi (Indonesia) masuk ke Piala Dunia 2026) belum bisa kami wujudkan,' tulisnya, mencerminkan tanggung jawab yang ia rasakan atas hasil buruk ini.
Dalam pernyataannya, ia juga mengucapkan terima kasih kepada para suporter, pemain, dan ofisial yang telah berjuang maksimal dalam kualifikasi. Ia menekankan bahwa dukungan dari semua pihak sangat berarti meskipun hasil akhir tidak memuaskan.
Dukungan tersebut mencerminkan semangat nasionalisme yang tinggi, walau hasil pertandingan tidak mencerminkan potensi sebenarnya dari tim.
Peluang Irak dan Masa Depan Timnas
Kekalahan Indonesia memberikan peluang bagi Irak untuk melanjutkan langkah mereka ke putaran final Piala Dunia 2026. Saat ini, Irak berada di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin dari satu pertandingan.
Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Irak dalam perjuangan mereka menuju Piala Dunia. Setiap laga dalam kualifikasi berikutnya akan menjadi penentu bagi banyak tim, termasuk Indonesia.
Meskipun mimpi ke Piala Dunia harus terhenti, pengalaman yang didapat selama kualifikasi ini diharapkan menjadi pembelajaran berharga bagi timnas Indonesia ke depannya.
Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: