Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengkonfirmasi perlunya evaluasi menyeluruh setelah Tim Nasional Sepak Bola Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 akibat kekalahan tipis 0-1 dari Irak.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Dia juga mengajak masyarakat untuk tidak patah semangat dan terus mendukung Timnas Indonesia dalam perjalanan berikutnya.
Kekalahan dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia mengalami kekalahan pahit dengan skor 0-1 dari Irak pada laga putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Gol yang dicetak oleh Zidane Iqbal menjadi penentu nasib Garuda, setelah sebelumnya skuad asuhan Patrick Kluivert juga menghadapi kekalahan 2-3 melawan Arab Saudi.
Walaupun kalah, Timnas Indonesia menunjukkan performa agresif selama pertandingan, sayangnya tidak mampu memanfaatkan peluang yang ada.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Reaksi dan Harapan dari Pihak Pemerintah
Prasetyo Hadi menyatakan bahwa meski Timnas tidak meraih hasil yang diharapkan, penampilan tim tetap layak diapresiasi. 'Tadi malam mainnya luar biasa, bagus sebenernya tapi memang mungkin nasib belum berpihak gitu,' ungkapnya.
Ia berharap masyarakat tetap mendukung tim nasional dengan semangat, meskipun hasilnya tidak sesuai ekspektasi.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada para suporter dan pemain atas perjuangan mereka dalam kualifikasi ini.
Implikasi Kekalahan dan Rencana Kedepan
Kekalahan ini menandai berakhirnya cita-cita Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala Dunia 2026, oleh karena itu evaluasi menyeluruh sangat diperlukan untuk meningkatkan performa di masa mendatang.
Evaluasi ini diharapkan melibatkan manajemen tim dan memberikan kesempatan bagi para pemain serta pelatih untuk memperbaiki kesalahan yang ada.
Prasetyo menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan Timnas Indonesia dapat kembali berjuang di kualifikasi turnamen mendatang.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: