Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 15:07 WIB

Dampak Insomnia Kronis pada Kesehatan Fisik dan Mental

Author

Dampak Insomnia Kronis pada Kesehatan Fisik dan Mental

Insomnia kronis menjadi salah satu masalah kesehatan yang meningkat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Kondisi ini tidak hanya mengganggu tidur, tetapi juga berpotensi menimbulkan efek serius bagi kesehatan secara keseluruhan.

Memahami Insomnia Kronis

Insomnia kronis ditandai dengan kesulitan tidur yang berlangsung lebih dari satu bulan. Penyebabnya bisa bervariasi, mulai dari tekanan psikologis, kebiasaan tidur yang tidak baik, hingga kondisi medis yang mendasarinya.

Mereka yang mengalami insomnia kronis sering kali merasa susah tidur, terbangun di malam hari, atau merasa tidak segar saat bangun. Hal ini bisa mengganggu kegiatan sehari-hari dan berujung pada masalah kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan.

Dampak Kesehatan Fisik

Insomnia kronis dapat memicu beberapa masalah kesehatan fisik yang serius. Salah satu yang menjadi perhatian adalah gangguan metabolisme, yang berpotensi meningkatkan risiko buah diabetes tipe 2.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Kurang tidur juga berhubungan erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular seperti hipertensi dan serangan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa individu yang tidur kurang dari tujuh jam per malam memiliki 30% risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung.

Kondisi tubuh yang lelah juga lebih rentan terhadap infeksi karena sistem kekebalan tubuh menurun.

Dampak Kesehatan Mental

Selain dampak fisik, insomnia kronis memiliki sejumlah efek psikologis yang signifikan. Banyak individu melaporkan mengalami gangguan suasana hati, termasuk depresi dan kecemasan, akibat kurang tidur.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang dengan insomnia berpotensi dua hingga tiga kali lebih tinggi mengalami gangguan kecemasan. Ini berkaitan dengan pengaruh tidur terhadap keseimbangan neurotransmitter di otak.

Insomnia kronis juga dapat memengaruhi kemampuan berkonsentrasi dan daya ingat, yang tentunya berdampak pada produktivitas dalam segala aspek kehidupan.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU