Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 12:52 WIB

Korea Utara Tegakkan Hukuman Berat atas Operasi Plastik: Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Mengkhawatirkan

Author

Korea Utara Tegakkan Hukuman Berat atas Operasi Plastik: Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang Mengkhawatirkan

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, baru-baru ini memerintahkan hukuman berat bagi perempuan yang menjalani operasi plastik, khususnya implan payudara.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Keputusan ini mengundang kekhawatiran tentang pelanggaran hak asasi manusia di negara dengan kebijakan ketat terhadap warganya.

Proses Pengadilan yang Mencolok

Media Daily NK melaporkan tentang pengadilan yang dijalani oleh dua perempuan yang melakukan operasi implan payudara. Persidangan ini berlangsung di Sariwon dan dilaporkan pada pertengahan September 2025.

Dalam persidangan tersebut, tidak hanya kedua perempuan yang diadili, tetapi juga dokter yang melakukan operasi. Alat-alat bedah dan implan silikon digunakan sebagai barang bukti, bersama dengan sejumlah uang yang diduga merupakan biaya operasi.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Tuduhan dan Konsekuensi Sosiokultural

Seorang dokter yang terlibat dituduh telah drop out dari sekolah medis dan melakukan praktik ilegal di rumahnya dengan bahan implan yang didapat dari Cina. Keduanya dianggap bertentangan dengan ajaran sosialisme yang berlaku di Korea Utara.

Jaksa menuduh perempuan-perempuan tersebut mengadopsi 'kebiasaan borjuis dan kapitalis', yang dianggap melanggar norma sosial yang dijunjung tinggi oleh rezim.

Pelecehan yang Dialami Selama Persidangan

Menurut laporan dari Daily NK, kedua perempuan tersebut mengalami pelecehan selama proses pengadilan. Polisi berdalih melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan bahwa operasi benar-benar telah dilakukan.

Perempuan-perempuan berusia 20-an tahun ini dilaporkan hanya bisa menunduk malu selama sidang, mencerminkan stigma sosial yang mereka hadapi dalam sistem yang sangat ketat terhadap norma-norma sosial.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU