Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 11:29 WIB

Rizki Juniansyah Menjadi Bintang di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025

Author

Rizki Juniansyah Menjadi Bintang di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025

Lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, baru saja mencuri perhatian dunia dengan meraih dua medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2025 di Forde, Norwegia, pada Selasa (7/10) dini hari WIB.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Kemenangan ini menjadi ikon kebanggaan bagi Indonesia, terutama dalam kategori Clean and Jerk serta angkatan total.

Prestasi Rizki Juniansyah

Dalam pertandingan kelas 79 kilogram putra, Rizki mencetak nama Indonesia dalam sejarah angkat besi dengan memecahkan rekor dunia kategori Clean and Jerk. Ia berhasil mengangkat beban mencapai 204 kilogram, sebuah pencapaian yang luar biasa.

Medali emas kedua diraih Rizki melalui kategori angkatan total dengan performa gemilang, mengangkat total beban 361 kilogram. Ini terdiri dari 157 kilogram pada Snatch dan yang mengejutkan, 204 kilogram di Clean and Jerk, membuatnya berhak atas dua medali emas tersebut.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Lifter Lain dengan Prestasi Mengesankan

Tak hanya Rizki, atlet lain dari Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih medali perak di kategori Clean and Jerk dengan angkatan total 203 kilogram. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Indonesia di kompetisi angkat besi dunia.

Di kategori angkatan total, medali perak disabet oleh lifter asal Korea Utara, Ri Chong-song, dengan total 360 kilogram. Pencapaian Ri termasuk angkatan 163 kilogram di Snatch yang juga meraih medali emas.

Hasil Pertandingan di Kelas 79 Kilogram

Dalam kategori angkatan total, Mohamed Younes dari Mesir berhasil meraih medali perunggu dengan total beban 360 kilogram, yang terdiri dari 162 kilogram di Snatch dan 198 kilogram di Clean and Jerk. Ini menunjukkan kompetisi yang ketat di kelas ini.

Untuk kategori Clean and Jerk, medali perunggu diraih oleh Son Hyeon-ho dari Korea Selatan, yang mampu mengangkat 198 kilogram. Hasil ini semakin melengkapi keseruan dan persaingan di kejuaraan kali ini.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation: Tuduhan Provokasi Anarkis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU