Konflik antara Imam Muslimin, eks dosen Universitas Islam Negeri Malang, dengan tetangganya Sahara baru-baru ini menghebohkan dunia maya.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Perseteruan ini dimulai dari masalah sepele terkait parkir kendaraan rental yang menghalangi akses masuk rumah Yai Mim.
Awal Mula Perseteruan
Kejadian bermula pada malam hari ketika Yai Mim dan istrinya, Rosida, pulang dari Jakarta dan menemukan mobil rental terparkir di depan pintu masuk rumah mereka.
Rosida menjelaskan, "Ketika sampai rumah, ada mobil parkir depan pintu. Padahal sudah ada tulisan 'Mohon tidak parkir depan pintu'". Kebingungan ini membuat mereka terpaksa menunggu tanpa bisa masuk.
Setelah beberapa jam menunggu dan berusaha menghubungi pemilik kendaraan, mereka memutuskan untuk masuk ke rumah dan beristirahat. Rosida kemudian kembali menghubungi Sahara agar mobil tersebut segera dipindahkan.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026
Insiden Pindah Mobil dan Intensitas Konflik
Saat Rosida menghubungi Sahara, ia diminta untuk membangunkan supir yang tertidur. Yai Mim pun mencoba memindahkan kendaraan itu sendiri, meskipun dengan sedikit keras sehingga menimbulkan suara.
Yai Mim mengungkapkan, "Saya bilang minta maaf, karena saya harus ngaji. Mbak Sahara juga minta maaf, tidak ada masalah waktu itu". Namun, ketenangan itu ternyata tidak bertahan lama.
Masalah parkir liar dari kendaraan Sahara terus berulang, sehingga Yai Mim merasa perlu mencari solusi agar keadaan ini dapat ditangani. Ia pun memutuskan untuk membersihkan sebidang tanah di depan rumahnya untuk dijadikan lokasi parkir baru.
Usaha Penyelesaian dan Masalah Lainnya
Yai Mim mengeluarkan biaya sebesar Rp 12 juta untuk membersihkan lahan, setelah mendapat izin dari perangkat RT setempat. Ia menawarkan lokasi baru tersebut kepada Sahara dan suaminya, Sofyan, dengan biaya Rp 1 juta untuk pemanfaatannya.
Namun, masalah parkir tetap berulang dan seiring waktu, persoalan lain muncul. Imam menyatakan, "Namun ternyata, yang saya khawatirkan tetap terjadi. Masih saja ada mobil diparkir depan rumah".
Perseteruan ini semakin memanas ketika masalah jalan yang becek muncul. Yai Mim bahkan meminta Sofyan untuk memasang paving, namun pengajuan itu ditolak setelah konflik mulai berkembang.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: