Senin, 28 JULI 2025 • 01:33 WIB

Misteri Kematian Diplomat Kemenlu: Tas Ransel dan Rekam Medis Ditemukan

Author

youngthink.id – Polda Metro Jaya menemukan tas ransel milik diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), ADP (39), di rooftop Gedung Kemenlu pada Minggu (27/7/2025). Di dalam tas tersebut terdapat dokumen rekam medis dan barang lainnya yang kini tengah diselidiki lebih lanjut.

Kematian ADP yang ditemukan di indekosnya di Menteng, Jakarta Pusat pada 8 Juli 2025 menambah kesedihan kasus ini. Penyelidikan terus berlangsung dengan berbagai barang bukti yang mengarah pada misteri di balik peristiwa ini.

Penemuan Tas dan Dokumen Rekam Medis

Di dalam tas ransel diplomat ADP, polisi menemukan dokumen rekam medis yang diterbitkan oleh salah satu rumah sakit umum di Jakarta. Meskipun begitu, Kasubbid Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, enggan memberikan rincian lebih lanjut tentang isi dokumen tersebut.

Rekam medis yang ditemukan tertanggal 9 Juni 2025, tetapi Reonald menolak untuk mengungkapkan detail lainnya, termasuk barang-barang lain yang ada di dalam tas yang ditemukan.

Sebelum kehilangan nyawanya, ADP terlihat jelas di kamera CCTV berada di rooftop Gedung Kemenlu selama 1 jam 26 menit. Namun anehnya, saat dia turun, ini tak membawa tas dan kantong belanja yang sebelumnya dipegangnya.

Kematian ADP dan Penyelidikan

ADP ditemukan tewas di indekosnya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Mayatnya tergeletak di atas kasur dengan kepala terlilit lakban kuning dan tertutup selimut biru.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti lain, termasuk gulungan lakban, kantong plastik, dompet, dan obat-obatan di lokasi kejadian. Namun, keterkaitan obat-obatan tersebut dengan penyebab kematian ADP masih belum bisa dipastikan.

Reonald juga mengungkapkan bahwa selama proses penyelidikan, ditemukan sidik jari ADP pada lakban yang melilit kepalanya, dan mereka sedang menyelidiki seluk-beluk bagaimana lakban itu bisa terpaku pada kepala korban.

Proses Penyelidikan Berlanjut

Penyelidikan masih berlanjut dan menimbulkan berbagai pertanyaan tanpa jawaban. Selain penemuan tas ransel, ponsel ADP juga belum berhasil ditemukan, menambah misteri di balik kematian diplomat ini.

Aparat kepolisian berusaha mencari informasi dan meminta keterangan dari berbagai saksi untuk melengkapi fakta-fakta yang ada. Semua terangkum dalam upaya untuk mengungkap kasus yang mencurigakan ini dan mencari keadilan bagi ADP.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU